Usai Daftar Bacabup di Demokrat, Fattah Jasin Lanjut ke PBB Pamekasan

Bacabup Pamekasan Fattah Jasin mengambil berkas pendaftaran di Kantor DPC PBB Pamekasan.
Bacabup Pamekasan Fattah Jasin mengambil berkas pendaftaran di Kantor DPC PBB Pamekasan.

Pamekasan, blok-a.com – Usai mengembalikan berkas di Kantor DPC Partai Demokrat Pamekasan, Fattah Jasin lantas mengambil berkas pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) di Kantor DPC Partai Bulan Bintang (PBB).

Upaya itu dilakukan untuk menggaet dukungan dari sejumlah partai di Bumi Gerbang Salam.

Fattah, didampingi mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo 1998-2008 menyebut, penyisiran terhadap partai politik menjadi agenda silaturahmi, mendekatkan diri antara calon pemimpin dengan elit partai.

Menurutnya, menjadi bupati itu tidak hanya menjadi pemimpin pemerintahan. Melainkan juga, menjadi pemimpin politik.

Oleh karena itu, pendaftaran yang dilakukan menjadi penting, agar menjalin silaturahmi yang baik.

“Bupati itu tidak hanya menjadi pemimpin pemerintahan. Melainkan juga, menjadi pemimpin politik,” terangnya, Jumat (10/5/2024).

Fattah menjelaskan, sengaja mengambil hari Jumat dalam dua agenda itu.

Menurutnya hari tersebut memiliki nuansa kebaikan yang banyak.

Kendati begitu, Partai PBB juga membuka pendaftaran dimulai dari hari baik ini.

Fattah Jasin adalah calon pertama yang mengambil berkas pendaftaran.

“Jadi hari Jumat itu hari baik. Tadi menyerahkan berkas di Kantor DPC Demokrat. Sekarang mengambil berkas di Kantor DPC PBB,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai PBB Pamekasan Hamdi mengatakan, pendaftaran calon bupati dari DPC Partai PBB memang baru dibuka.

Menurutnya, Fattah Jasin adalah tokoh pertama yang mendaftar.

“Dibuka sejak hari ini hingga 30 Mei,” jelasnya.

Secara formatif dirinya menjelaskan, DPC PBB tidak memiliki wewenang menentukan arah rekomendasi.

Menurutnya kewenangan itu dimiliki oleh DPP. “Kami seleksi kelengkapan administrasi. Kami ajukan ke DPP,” urainya.

Sementara itu skala prioritas rekomendasi yang hendak diajukan ke DPP, Hamdi menyebut akan melihat kembali hasil survei serta elektabilitas yang dimiliki para calon.

“Soal hasil survei itu nanti. Kita belum ke sana,” pungkasnya.(dah/lio)