Surabaya, Blok-a.com – Malam puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (16/4/2026) menjadi saksi pengakuan atas kerja keras Pemkab Jember.
Bupati Jember, Gus Fawait, sukses membawa pulang penghargaan bergengsi kategori Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik. Penghargaan ini menjadi sangat aktual karena bertepatan dengan momentum evaluasi kinerja pemerintahan daerah di Jawa Timur pada kuartal pertama tahun 2026.
Meskipun diwakili oleh Kepala Diskominfo Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, dalam keterangan resminya, Gus Fawait menyebut bahwa apresiasi dari PWI Jatim ini bukan sekadar seremoni biasa. Ia mengibaratkan penghargaan ini sebagai “vitamin” yang memberikan energi tambahan bagi birokrasi Jember untuk berlari lebih kencang dalam melayani warga.
Isu sentral yang dibahas dalam penganugerahan ini adalah keberanian Gus Fawait memangkas hambatan layanan publik yang sudah menahun. Salah satu yang paling fenomenal adalah program “Peta Cinta” (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan).
Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa layanan kependudukan kini bukan lagi hal yang menakutkan bagi warga desa. Dengan bisa mencetak KTP langsung di kantor kecamatan, warga menghemat waktu dan biaya transportasi yang signifikan.
“Bupati Fawait juga menjamin bahwa masalah klasik seperti “blangko kosong” sudah diantisipasi dengan memastikan logistik logistik di kecamatan selalu dalam kondisi aman,” kata Regar mewakili Bupati Muhammad Fawait.
Selain urusan KTP, program UHC Prioritas juga menjadi bahan pembicaraan hangat. Program ini memberikan jaminan kesehatan universal bagi warga ber-KTP Jember. Menariknya, warga kurang mampu Jember kini bisa berobat gratis tidak hanya di RSUD lokal, tapi juga di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan langkah progresif dalam menjamin hak kesehatan warga tanpa batas wilayah.
Komunikasi publik juga diperbarui lewat kanal “Wadul Gus’e”. Gus Fawait ingin rakyatnya tidak punya rasa sungkan untuk mengadu. Wadah ini dibuat agar bupati bisa mendengar langsung ide-ide segar atau protes keras dari warga soal pelayanan di lapangan. Baginya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang telinganya selalu terbuka untuk rakyatnya.
Gus Fawait menutup keterangannya dengan pesan emosional. Ia menyatakan bahwa trofi yang ia terima sepenuhnya didedikasikan untuk rakyat Jember.
Penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media massa. Dengan semangat Hari Pers Nasional, Gus Fawait mengajak semua pihak untuk melangkah bersama menuju Jember Baru yang lebih maju, transparan, dan inklusif. (rio/ova)






Media Sosial