Pamit Jaring Ikan, Warga Cluring Banyuwangi Ditemukan Tewas di Sungai Belakang Rumah

Warga Desa/Kecamatan Cluring, ditemukan tewas di sungai Simbar, Senin (4/3/2024).(blok-a.com/Kuryanto)
Warga Desa/Kecamatan Cluring, ditemukan tewas di sungai Simbar, Senin (4/3/2024).(blok-a.com/Kuryanto)

Bayuwangi, blok-a.com – Pamit pada keluarga hendak jaring ikan ke sungai yang ada di belakang rumah, Dodik Saputra (35) warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Cluring, Banyuwangi pulang sudah menjadi jenazah, Senin (4/3/2024).

Kapolsek Cluring, AKP Abdul Rohman menjelaskan, korban diduga terjatuh akibat terpleset, hingga terseret arus sungai.

Menurut keterangan beberapa saksi, peristiwa tragis tersebut berawal pada hari Sabtu (2/3/2024) sekira pukul 17.00 WIB.

“Saat itu korban mengajak keponakannya untuk menjaring ikan di sungai Simbar, yang kebetulan ada di belakang rumahnya,” terang AKP Abdul Rohman.

Namun sampai hari minggu (3/3/2024) pagi, korban belum juga pulang, kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun (Kadus) dan Kepala Desa (Kades) Desa Cluring.

Menindaklanjuti adanya laporan saksi, pukul 22.00 WIB, tiga pilar Desa Cluring dengan dibantu warga mencari korban dengan menelusuri pinggir sungai Simbar hingga pukul 04.00 WIB.

“Setelah melakukan pencarian kurang lebih selama 8 jam, akhirnya hari Senin sekira pukul 07.30 WIB korban baru ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan posisi tersangkut di batu kali,” ungkapnya.

Kemudian Bhabinkamtibmas Aiptu Hasim bersama warga mengangkat korban keluar dari dalam sungai, lalu dilanjutkan dengan menghubungi mobil ambulans untuk mengevakuasi korban serta melakuan visum luar dari pihak medis Puskesmas Benculuk.

“Langkah yang dilakukan Polisi setelah tiba di lokasi kejadian, menghubungi pihak keluarganya, melakukan olah TKP di lokasi penemuan, dan mengarahkan pada pihak keluarganya untuk membuat laporan Polisi,” katanya.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban juga mempunyai riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Keluarga menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut serta tidak menuntut pihak manapun.

“Selanjutnya korban kita serahkan pada pihak keluarganya agar segera dimakamkan,” pungkas AKP Abdul Rohman. (kur/lio)