Sukses Laksanakan Redistribusi Tanah, ATR/BPN Gresik Diganjar Penghargaan Oleh Dirjen Penataan Agraria

Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Gresik Komarudin SH, MH. (blok-a.com/ivan)
Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Gresik Komarudin SH, MH. (blok-a.com/ivan)

Jakarta, blok-a.com – Kantor Pertanahan (Kantah) Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Gresik diganjar penghargaan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria.

Penghargaan diterima BPN Gresik pada saat Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Jenderal Penataan Agraria Tahun 2024 di Pullman Jakarta Central Park, Selasa (7/5/2024).

Menurut Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan ATR/BPN Gresik Komarudin SH, MH, pada Rakenis tersebut 20 penghargaan diraih Kanwil BPN Prov Jawa Timur dan 17 Kantah Kabupaten/ Kota Jawa Timur atas berbagai prestasi-prestasi yang telah dicapainya.

“Diantaranya pestasi atas Pelaksanaan Kegiatan Redistribusi Tanah dengan Penerbitan Sertifikat Elektronik Pertama di Indonesia Tahun 2024 oleh Kanwil BPN Prov Jatim dan Kantah Kab/Kota,” kata Kakan ATR/BPN Gresik Kamarudin kepada blok-a.com, rabu (8/5/2024).

Tidak hanya itu, Kamarudin juga mengungkapkan penghargaan juga diberikan atas Pelaksana Kegiatan Penyelesaian Redistribusi Tanah pada Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) Tahun 2023.

Peringkat III Pelaksanaan Kegiatan Data Sawah Update Terbaik Tahun 2023.

Gresik masuk dalam daftar 17 Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota yang meraih penghargaan antara lain:

  1. Kab. Banyuwangi
  2. Kab. Gresik
  3. Kab. Jember
  4. Kab. Kediri
  5. Kab. Jombang
  6. Kab. Mojokerto
  7. Kab. Lamongan
  8. Kab. Situbondo
  9. Kab. Lumajang
  10. Kab. Tuban
  11. Kota Malang
  12. Kab. Bondowoso
  13. Kab. Magetan
  14. Kota Madiun
  15. Kota Pasuruan
  16. Kab. Blitar
  17. Kota Probolinggo

Kasubag Tata Usaha Kantah ATR/BPN Gresik Fanani S,Kom turut menambahkan, dengan diterbitkannya sertifikat elektronik pertama di provinsi jawa timur, kedepan masyarakat akan lebih dimudahkan.

“Secara fisik, sertifikat elektronik nantinya hanya berbentuk 1 lembar kertas saja, semua database sudah terkoneksi secara digital. Sehingga akan memudahkan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri para stake holder dari berbagai pihak, antara lain Bank Indonesia, PT Perusahaan Listrik Negara, PT Permodalan Nasional Madani, Aruna Indonesia, PT Great Giant Foods, Agree Telkom + Agroo Bot, PT. Syngenta Seeds dan Bhumi Gatra.(ivn/lio)