Pamekasan, blok-a.com – Program bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pamekasan semakin digencarkan. Terutama menyisir masyarakat miskin yang layak dibantu.
Hal tersebut diakui oleh Moh Tamin asal Kelurahan Glada Anyar, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan.
Dia mengaku sangat terbantu mewujudkan impiannya selama bertahun-tahun untuk membangun rumah.
Tamin begitu lama mimpi memiliki rumah dan tak kunjung terwujud karena kekurangan modal. Modal ada, tapi selalu terpakai kebutuhan keluarga.
“Akhirnya sulit terwujud. Karena modalnya selalu habis terpakai untuk kebutuhan rumah tangga. Alhamdulillah sekarang dapat bantuan dari pemerintah. Bisa membangun rumah untuk saya dan keluarga,” hngkapnya kepada Blok-a.com, Selasa (11/6).
Meski berasa pada tahap pengadaan barang-barang, pihaknya merasa bersyukur. Sebab, masuk pada tahapan pembangunan ini menggambarkan wujud rumah di depan mata.
“Walaupun belum ada wujud rumahnya saya sudah bahagia. Karena rumah sudah di depan mata. Jadi saya sangat bersyukur mendapat bantuan ini,” lanjutnya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pamekasan, Muharram mengatakan, RTLH diakui dikhususkan bagi masyarakat miskin yang memiliki rumah tidak layak huni.
“Kami menyisir masyarakat yang bertempat tinggal tidak layak. Sehingga pemberiannya tepat sasaran,” terangnya di ruang kerjanya.
Dia berharap, agar para penerima betul-betul memanfaatkan bantuan program RTLH sebaik mungkin. Sehingga asas manfaatnya bisa dirasakan.
“Harapannya, para penerima nanti merawat rumah yang akan dimilikinya melalui program RTLH ini. Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” pungkasnya. (dah/kim)






Media Sosial