Musim Panen Padi, DPRD Sumenep Warning Pemkab Jangan Sampai Petani Rugi

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari.

Sumenep, blok-a.com – Petani di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, hampir memasuki masa panen. Besar harapan petani agar padi yang sudah dipanen tidak mengalami kerugian karena harga beras menurun.

Salah satu petani di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Tohari mengatakan bahwa hasil panen padinya saat ini sudah sesuai harapan.

Tapi, untuk harga jualnya masih belum bisa dipastikan dapat untung. Karena beredar kabar saat ini harga beras sudah mulai menurun.

Tohari pun berharap agar pemerintah bisa memperhatikan nasib petani yang saat ini bakal panen raya.

“Kalau untuk hasil dari sawah Alhamdulillah sudah sesuai harapan mas, jadi saat ini saya hanya tinggal menunggu harga pasaran saja. Biasanya dinamikanya setiap tahun kalau petani mau jual beras maka harganya menurun. Dan sebaliknya,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Juhari mengatakan Pemkab khususnya untuk dinas terkait harus bisa menstabilkan harga beras. Dalam hal ini, petani jangan sampai rugi.

“Petani tidak boleh rugi, Diskoperindag harus turun dan bisa menstabilitaskan harga beras,” katanya.

Juhari mengungkapkan, kalangan dewan bakal membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan nilai harga beras.

Ketika harga beras melambung tinggi, Pemkab harus memberi perlindungan kepada masyarakat.

“Karena saat ini sudah mendadak. Maka saya berharap agar situasi seperti ini segera dipantau dari segi pasaran ataupun hal lain yang sekiranya bisa bantu petani,” paparnya.

Hal ini, lanjut Juhari, merupakan salah satu PR besar bagi Pemkab Sumenep. Karena setiap tahunnya petani selalu dihadapkan dengan persoalan yang sama.

Ketika petani membutuhkan beras, harga jualnya melambung tinggi. Namun ketika petani hendak menjual beras, harganya malah menurun.

“Ini merupakan PR bagi Pemkab Sumenep yang harus segera diselesaikan. Agar petani bisa sejahtera,” tandas Juhari. (ram/lio)