Tak Banyak Berkontribusi Terhadap PAD, DPRD Lamongan Sentil PD Aneka Usaha

PD Aneka Usaha Lamongan Jaya.
PD Aneka Usaha Lamongan Jaya.

Lamongan, blok-a.com – DPRD Kabupaten Lamongan mendesak Pemkab segera mengevaluasi Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha Lamongan Jaya. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi B DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq.

Ia mengatakan, semua BUMD yang ada di Lamongan perlu evaluasi, khususnya PD Aneka Usaha Lamongan Jaya yang masih kurang maksimal dalam inovasi, serta pemenuhan target pendapatan asli daerah (PAD).

“Sangat diperlukan adanya tindak lanjut dari pemerintah daerah untuk meng-update kembali terkait BUMD saat ini,” tutur Mahfud, Jumat (2/8/2024).

Mahfud menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Antara lain berbagai program sudah relevan atau tidak, penyutikan dana, dan penambahan karyawan.

“Sehingga harapan ke depan, pertama harus kerja keras untuk menghasilkan dan mengoptimalkan target yang sudah ditentukan,” pintanya.

Berbagai sorotan terhadap PD Aneka Usaha Lamongan Jaya juga sempat dibahas dalam rapat peripurna beberapa hari yang lalu.

Juru Bicara Banggar DPRD Lamongan, Ali Makhfudl menyampaikan, banggar meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap BUMD yang selama ini belum memberikan dampak yang signifikan.

“Dan mampu mendorong BUMD untuk lebih berinovasi dalam mengembangkan usaha berbagai bidang, utamanya pada PD Aneka Usaha Lamongan Jaya,” ucap politisi F-PAN tersebut.

Di sisi lain, Direktur PD Aneka Usaha Lamongan Jaya, Agung Yulianto mengklaim sudah melakukan inovasi untuk melayani alat tulis kantor (ATK) untuk seluruh dinas.

“Jadi ATK nanti kita minta seluruh dinas masuk ke kita, selain pupuk dan beras, ini sudah kita mulai,” imbuhnya.

Disinggung terkait pendapatan di PD Aneka Usaha Lamongan Jaya. Agung mengaku pendapatan Januari hingga Juni sudah sesuai target, yakni 50 persen dari target Rp 267 juta.

“Insya Allah kita ingin bisa mengembangkan lebih jauh lagi,” ujarnya. (*/zen)