Penyaluran Alokasi Anggaran TPS di Kabupaten Mojokerto Dipastikan Rampung Hari Ini

Zainul Arifin anggota KPU divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM.(blok-a.com/Syahrul)
Zainul Arifin anggota KPU divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM.(blok-a.com/Syahrul)

Mojokerto, blok-a.com – Alokasi Anggaran dana Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto dipastikan rampung penyalurannya hari ini, Senin (12/2/2024).

Saat ditemui di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten, Jalan RAAK. Adinegoro no. 1, Sooko, Mojokerto, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), Zainul Arifin mengatakan, dana anggaran TPS sudah rampung penyalurannya.

Anggaran TPS tersebut segera dapat digunakan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk berbagai keperluan.

Sehingga KPPS bisa langsung menghubungi Panitia Pemungutan Suara (PPS), di kelurahan atau desa masing-masing.

“Begitu dana cair, bisa langsung digunakan oleh KPPS untuk berbagai keperluan, tidak harus menunggu besok. Karena untuk kebutuhan tiap TPS kan yang tahu ya KPPS masing-masing. Begitu cair hari ini bisa langsung digunakan sesuai kebutuhan,” kata Zainul.

Dana anggaran TPS tersebut diperuntukkan untuk pembuatan tempat pemungutan suara, konsumsi, pengadaan alat pemindai dokumen atau scanner, termasuk operasional KPPS.

Berdasar Surat Dinas Sekjen KPU RI Nomor 745/SDM.03.5-SD/04/2024 tentang Pelaksanaan Kerja pada Hari Pemungutan Suara dan Surat Dinas Sekjen KPU RI Nomor 644/PP.08.1-SD/06/2024 tentang Penatakelolaan Logistik dan Kebutuhan Anggaran di Tempat Pemungutan Suara dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 merinci peruntukan anggaran TPS ini.

Pembuatan TPS meliputi pembiayaan komponen berupa sewa tenda, kursi, meja, pengeras suara, pembatas berupa tali atau sejenisnya, papan pengumuman, dan lain-lainnya.

Alokasi ini membutuhkan anggaran Rp2.000.000 per TPS.

Sementara operasional KPPS dijatah Rp1.000.000 per TPS. Operasional ini meliputi biaya paket data, pembelian Alat Tulis Kantor (ATK), vitamin, bantuan transportasi KPPS yang melalukan perjalanan dinas, dan lain-lainnya.

“Adapun besaran konsumsi serta sewa scanner bagi KPPS itu sama se-Jawa Timur. Konsumsi dijatah Rp 954.000 per TPS, dan anggaran sewa scanner sejumlah Rp 500.000 per TPS,” sambung Zainul.

Pada Pemilu 2024, ada 3.308 TPS yang tersebar di 299 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Mojokerto. Sementara itu, ada 23.156 KPPS yang bersiaga di ribuan TPS tersebut.(sya/lio)