Ngawi, blok-a.com – Penyebab kecelakaan maut mobil yang ditumpangi Gus Aab atau KH Abdullah Syamsul Arifin, di Tol Ngawi Kilometer 549 B, Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, diduga kuat akibat aquaplaning.
Pada saat kejadian, ternyata putra Gus Aab, Gus Hisyam yang tengah memegang kemudi.
Kondisi keduanya kini sudah sadar. Gus Hisyam hanya terluka di kepala dan beberapa kaki. Sedangkan ayahnya, Gus Aab luka patah agak serius di lengan, pundak dan kaki.
Informasi yang didapat dari sejumlah pihak, Gus Hisyam, saat itu menggantikan sopir bernama Baidowi. Saat itulah mobil Fortuner Putih P 1670 HO, ini mengalami aquaplaning alias selip.
Menurut Gus Hisyam, mendadak setir mobil tidak bisa dikendalikan dan seperti gerak sendiri, di saat kecepatan mobil mencapai 100 km per jam.
“Tiba-tiba setir tidak bisa dikendalikan. Belok sendiri dan terbalik-balik. Saya keluar dari pintu terbuka,” ujar Gus Hisyam, kepada wartawan di Rumah Sakit Widodo Ngawi, Senin (29/1/2024).
Posisi mobil terbalik. Kap di bawah terjungkal di parit jalan tol tepat di kawasan Desa Karangharjo, Mantingan, Ngawi.
Gus Hisyam mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, Senin (29/1/2024).
Gus Aab saat itu hendak menghadiri harlah NU di Jogjakarta setelah dari pengajian di Sampang, Madura.
Pengasuh PP Bustanul Ulum Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari, Jember ini merupakan Ketua Lembaga Dakwah NU, di PBNU.
Dosen berbagai perguruan tinggi dan sekaligus pengurus NU Jember, itu selamat bersama putranya, sedangkan sopir atau santri dalem pondoknya Muhammad Baidowi (30) meninggal dunia.
Sebelumnya, kabar kecelakaan ramai di media sosial. Di akun @rousulbengkel Gus Aab, biasa disapa mengalami luka serius, patah kaki dan lengan. Putranya, juga mengalami gegar otak.
Tampak kondisi mobil yang rusak parah itu diunggah oleh akun TikTok @Rousulbengkel.
Informasi lainnya, menyatakan kondisi Gus Aab sudah membaik. Sudah bisa diajak bicara. Dia mengalami luka patah di pundak, tangan dan kaki.
“Rencananya akan menghadiri acara Harlah NU di Cakra Khrisna Jogjakarta. Namun, musibah terjadi di tol Ngawi,” ujar Rousul.(kim/lio)






Media Sosial