Jombang, Blok-a.com – Kelangkaan LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram yang dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang sejak awal April 2026 mendapat tanggapan dari PT Pertamina Patra Niaga. Meski masyarakat mengaku kesulitan memperoleh gas, Pertamina memastikan pasokan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi pasca Idulfitri.
“Sejak awal April, tepatnya setelah Idulfitri, kami telah menambah pasokan sebanyak 29 ribu tabung untuk wilayah Jombang. Saat ini konsumsi memang masih tinggi, sehingga stok di pangkalan lebih cepat habis, namun secara umum masih tersedia,” ujar Ahad dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, Pertamina juga terus melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran LPG 3 kg secara berkala, baik secara internal maupun bersama stakeholder terkait guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Keluhan LPG Langka di Jombang
Selain itu, Pertamina telah menginstruksikan agen untuk memprioritaskan pengiriman ke pangkalan dengan tingkat kebutuhan tinggi. Di sisi lain, pangkalan diminta mendahulukan penjualan kepada konsumen langsung sesuai harga eceran tertinggi (HET).
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai HET, yakni Rp18 ribu, serta kualitas dan kuantitas yang terjamin. Kami juga mengingatkan agar tidak melakukan panic buying,” tegasnya.
Pertamina juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada agen atau pangkalan yang melanggar aturan distribusi, mulai dari penghentian pasokan hingga pemutusan hubungan usaha.
Sementara itu, di lapangan, kelangkaan masih dirasakan warga. Sejumlah agen dan pengecer mengaku stok LPG cepat habis akibat tingginya permintaan. Warga bahkan harus mencari hingga ke luar kecamatan untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Kondisi ini turut berdampak pada pelaku usaha kecil, khususnya sektor kuliner, yang sangat bergantung pada LPG 3 kg untuk operasional sehari-hari.
Meski Pertamina memastikan stok aman, masyarakat berharap ada langkah konkret dari pemerintah dan pihak terkait agar distribusi LPG benar-benar merata dan mudah diakses, sehingga kelangkaan tidak terus berulang.
Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan pada website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg. (sya/ova)






Media Sosial