Di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi, Kabupaten Sumenep Banjir Penghargaan

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sumenep, blok-a.com – Di bawah kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dibanjiri begitu banyak penghargaan baik level regional maupun nasional.

Setidaknya sejak Achmad Fauzi pertama kali dilantik pada 26 Februari 2021 lalu, Kabupaten Sumenep sudah menerima 65 penghargaan.

Hal ini menjadi wujud dari keseriusan dan kesuksesannya menjadi orang nomor satu jajaran pemerintah di Kota Keris.

Rincian penghargaan tersebut yaitu, pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat meraih 11 penghargaan.

Pada tahun 2022 mendapat 16 penghargaan. Tahun 2023 dapat 24 penghargaan dan 2024 mendapat 12 penghargaan.

Terbaru dalam bidang pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sumenep menyabet penghargaan level nasional Universal Health Coverage (UHC) award, dari Kementerian Kordinator PMK 2024.

Ini merupakan wujud nyata dari keseriusan Achmad Fauzi memberikan kemudahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut Bupati Sumenep Achmad Fauzi, pelayanan kesehatan yang mudah dan berkualitas merupakan hak setiap masyarakat, yang harus diberikan oleh negara.

Oleh sebab itu, sejak awal memimpin pihaknya berkomitmen untuk terus memperbaiki pelayanan kesehatan.

“UHC award katagori utama, yang diserahkan oleh menteri kordinator PMK 2024 di Jakarta,” ujar Achmad Fauzi kepada blok-a.com, Rabu (04/09/2024).

Dalam pengelolaan keuangan daerah atau good government, di bawah komando Achmad Fauzi Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badang Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama 7 tahun berturut-turut, yang menjadi penanda bahwa selama pemerintahannya sangat bersih dari penyalahgunaan keuangan.

“Ini merupakan bentuk keseriusan pengelolaan keuangan kabupaten Sumenep sebagai entitas yang diperiksa menjadikan laporan keuangan secara wajar,” ungkapnya.

Achmad Fauzi menyadari rangkaian kesuksesan dan penghargaan dapat diraih bukan karena faktor satu orang semata.

Melainkan berkat dukungan seluruh Aparat Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep yang sudah berdedikasi memberikan pelayanan maksimal sesuai fungsi dan tanggung jawabnya.

Prinsip gotong-royong semacam ini, kata dia, harus terus dipertahankan dalam mengelola roda pemerintahan, sehingga cita-cita kehadiran sebuah pemerintahan dapat dicapai.

“Keberhasilan kita mendapatkan penghargaan ini berkat kerjasama semua pihak,” tandasnya.(dan/lio)