Sampang, blok-a.com – Kisah dua bocah SD asal Sampang, Madura, MZ (11) dan DR (10) yang mengendarai sepeda motor dari rumah mereka hendak menuju Jakarta, tengah jadi sorotan publik.
Aksi nekat ini baru ketahuan polisi saat keduanya sampai di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Mereka bahkan disebut berkedara tanpa helm dan surat kelengkapan lainnya.
Usai terjaring di Polsek Tengaran, Kabupaten Semarang, mereka pun dipulangkan ke Sampang.
Kasat Lantas bersama para Kanit Satlantas Polres Sampang langsung mengunjungi sekolah MZ dan DR. Sebagai rangkaian Program Unggulan Mahameru Ditlantas Police Goes To School dengan tema “Revolusi Akhlak di MI Miftahul Ulum”, Kamis (23/11/2023).
Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan harmoni masyarakat yang peduli, responsif, dan unggul dalam berlalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Lantas bersama para Kanit Satlantas Polres Sampang memberikan edukasi dan imbauan kepada para siswa untuk tidak mengendarai sepeda motor seperti yang dilakukan MZ dan DR. Karena belum cukup umur dan tidak memiliki SIM serta keterampilan berkendara yang memadai.
“Kami mengimbau kepada orang tua dan siswa agar tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai motor karena terkendala umur, selain itu juga bisa membahayakan keselamatan mereka,” ujar Kasatlantas Polres Sampang, AKP Rukimin, S.H., M.H.
Saat ditanya, MZ dan DR mengaku tujuan mereka ke Jakarta adalah karena sudah berjanji dengan temannya. Mereka berangkat dari Sampang pada Minggu (19/11) sekitar pukul 13.00 WIB.
Hanya bermodalkan Google Maps dan uang Rp105 ribu mereka nekat berangkat untuk memenuhi janji dengan kawannya tersebut. Rencana perjalanan ke Jakarta juga terbilang mendadak dan tanpa persiapan yang matang.
Usai menyampaikan edukasi dan imbauan, Kasat Lantas Polres Sampang memberikan bingkisan kepada kedua anak SD tersebut sebagai bentuk dukungan untuk menumbuhkan semangat belajar dan mengutamakan sekolah.
MZ dan DR pun menyampaikan ucapan terima kasih dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.(suf/lio)






Media Sosial