Mojokerto, blok-a.com – Polres Mojokerto mengantar pulang pemudik asal Jakarta yang mengendarai Bajaj sekeluarga dan mogok di Mojokerto, Minggu (14/4/2024).
Usai mudik ke Banyuwangi, Bajaj yang mogok tersebut di-towing hingga ke Jakarta. Satu keluarga tersebut tetap naik bajaj karena mereka memiliki nazar.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, Iptu Muhammad Hariyazie Syakhranie menjelaskan, bajaj tersebut dibantu pulang menggunakan towing mobil pada pukul 16.00 WIB.
“Awalnya kami akan mengantarkan bajaj tersebut sendiri, tetapi pemudik memiliki nazar untuk pulang menggunakan bajaj setelah melakukan perjalanan dari Jakarta ke Banyuwangi,” ujarnya kepada wartawan.
Pihaknya sebelumnya juga mengupayakan untuk memperbaiki bajaj tersebut, tetapi karena banyak toko onderdil yang tutup, solusinya adalah men-towing bajaj tersebut dengan persetujuan dari pemudik.
“Pemudik tersebut berkenan bajajnya ditowing namun mereka tetap ikut naik karena niat nazarnya berangkat naik bajaj pulang juga naik bajaj,” tandasnya.
Sebelumnya, rombongan keluarga pemudik asal Jakarta mengendarai Bajaj yang dikemudikan Royadi (40), sekeluarga menaiki bajaj dari Jakarta menuju Banyuwangi mengalami mogok di jalur arteri Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Kamis (11/4/2024).
Warga Jalan Percetakan Negara II, Kelurahan/Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat itu menumpangi bajaj bernopol B 4053 TZB.
Royadi bersama istrinya, Dayunimas (42) dan dua putrinya Sindiana Sehra (20) serta Maulina Nuraini (13), juga cucunya David Pratama (3) berangkat dari Jakarta pada Sabtu (6/4/2024).
Royadi sekeluarga hanya berbekal uang tunai Rp 1,5 juta. Mereka pun berhenti setiap 1-2 jam perjalanan untuk istirahat sekaligus mendinginkan mesin bajaj. Mereka biasa menepi di pinggir jalan atau istirahat di masjid dan SPBU.
Sebelum mengalami masalah di Mojokerto, bajaj itu juga sempat mogok di Nganjuk saat perjalanan mudik ke Banyuwangi. Namun, masih bisa diperbaiki dan melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi.
Sayangnya, saat hendak pulang dari Banyuwangi ke Jakarta, bajaj tersebut kembali mogok di Mojokerto.
Pihak Polres Mojokerto juga sempat membantu Bajaj tersebut untuk dibawa ke bengkel terdekat dengan biaya ditanggung sepenuhnya oleh kepolisian.
Namun karena masih suasana Lebaran, belum ada bengkel sparepart yang buka. Atas persetujuan pemudik, akhirnya Polres Mojokerto membantu untuk mengantarkan pulang ke Jakarta.(sya/lio)






Media Sosial