Mojokerto, blok-a.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim menggelar pemetaan data Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk persiapan Pilkada serentak 2024, selama 2 hari di Kantor KPU Kabupaten Mojokerto, Jalan RAAK Adinegoro no. 1, Sooko, Mojokerto.
Rapat Koordinasi (Rakor) Pemetaan TPS dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota, tersebut diikuti anggota KPU yang ada di Jawa Timur dari 38 Kabupaten/Kota.
Komisioner KPU Jatim, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Data dan Informasi, Insan Qoriawan mengatakan, sampai saat ini belum tahu berapa jumlah TPS yang akan dipakai di Pilkada serentak 2024.
KPU Jatim akan melakukan pemetaan berdasarkan DPT pemilu terakhir yang disinkronisasi dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang sudah kita terima dari kementerian dalam negeri.
“Untuk keperluan Pilkada 2024 sesungguhnya kita lakukan sejak awal Mei kemarin. Terakhir itu nanti tanggal 30 Mei. Sehingga, dari itu nanti kita bisa mengetahui berapa jumlah tps ini,” ungkap Insan.
Rakor yang digelar selama 2 hari, dimulai hari ini, Selasa (28/5) hingga Rabu (29/5) dihadiri Komisioner, Kepala Sub Bagian, dan Operator yang menangani secara teknis penataan pemilih.
“Namanya orang, penduduk itu kan mobilitasnya macam-macam. Ada yang pindah kerja ke luar kota, ada yang datang ke sini, dan ada juga yang dulu usia 12 tahun sekarang 17 tahun, kan macam-macam, itu nanti kita evaluasi,” tambahnya.
Ada perbedaan antara Pemilu yang berlangsung kemarin dengan Pemilukada serentak 2024 dalam jumlah batas maksimal tiap TPS.
“Kalau pemilu kemarin kan dibatasi maksimal 300 pemilih tiap TPS, kalau Pilkada itu nanti dibatasi maksimal 600 pemilih setiap TPS, jadi ada perbedaannya di situ. Sehingga hampir dipastikan jumlah TPS Pilkada itu jauh lebih sedikit dari jumlah TPS pemilu kemarin,” lanjut Insan.
Menurutnya, tahapan Pilkada sudah berjalan, pencalonan juga sudah dimulai dengan penyerahan dokumen-dokumen perseorangan.
“Ya kita jalan terus, Sekarang kita menyiapkan TPS, Pemilih, semua berjalan simultan. Kalau prosentase, ya kita nggak bisa sebutkan dalam angka pasti. Semua tahapan kita laksanakan sebagaimana jadwal yang sudah ada, kira-kira begitu,” pungkasnya.(sya/lio)






Media Sosial