KPU Kabupaten Mojokerto Ajak Awak Media Ikut Sukseskan Pilkada 2024

Komisioner KPU bersama narasumber dari Polres dan Kejaksaan saat gelar acara media gathering.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Komisioner KPU bersama narasumber dari Polres dan Kejaksaan saat gelar acara media gathering.(Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Kabupaten Mojokerto, blok-a.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto mengadakan media gathering yang dihadiri oleh perwakilan dari kepolisian dan kejaksaan di Retina Cafe, Jalan Raya Pugeran, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/7/2024).

Acara ini dipimpin oleh Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Muslim Bukhori, meski ketua KPU berhalangan hadir.

Muslim Bukhori menekankan pentingnya peran media dalam mengedukasi masyarakat untuk mensukseskan Pilkada serentak pada 27 November mendatang.

“KPU berharap media bisa menyampaikan berita-berita yang benar dan tidak menyebarkan hoaks, agar partisipasi masyarakat dalam Pilkada maksimal, berlangsung aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bakal calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati untuk memastikan kelengkapan berkas pendaftaran pada 27, 28, dan 29 Agustus 2024 guna memperlancar proses pencalonan.

Peran media yang dianggap penting oleh KPU meliputi penyebaran informasi tentang pelaksanaan Pilkada, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilih, serta menciptakan suasana kondusif selama Pilkada.

“Pada pemilu kemarin, Mojokerto mendapatkan ranking 3 di Jawa Timur untuk partisipasi masyarakat. Mudah-mudahan pada Pilkada nanti, kita bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” tutup Muslim.

Fahri, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, berharap pemilu di Mojokerto dapat menjadi percontohan di Indonesia.

“Jika ada sengketa pemilu, penyelidikannya akan dilakukan oleh Bawaslu. Jika alat bukti lengkap, kasus akan dilanjutkan. Namun, jika bukti sudah dipatahkan di sentra Gakkumdu, proses penyidikan tidak akan dilanjutkan,” jelasnya.

Dari Polres Mojokerto, KBO Intel Ipda M Abdul Hasyim menyampaikan langkah-langkah pencegahan untuk memastikan Pilkada yang kondusif, aman, dan damai.

“Polres Mojokerto telah menyiapkan langkah-langkah pencegahan dengan bekerja sama dengan media, kejaksaan, TNI, kesbangpol, dan pihak-pihak lain. Kami juga telah melakukan penyelidikan dan mapping untuk mencegah gangguan stabilitas. Personel pengamanan Pilkada juga sudah disiapkan,” ungkapnya.

Acara media gathering ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antara KPU, media, dan aparat penegak hukum untuk mensukseskan Pilkada di Kabupaten Mojokerto.(sya/lio)