Tamu Homestay di Mojokerto Ditemukan Tewas dalam Kamar

Evakuasi korban meninggal dunia di homestay Sion, Jabon, Mojokerto.(dokumen Polsek)

Mojokerto, blok-a.com – Seorang tamu Homestay Sion yang terletak di Dusun Jabon, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, ditemukan meninggal dunia Selasa (15/10/2024), sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban bernama Muhammad Arifin (41), warga Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Diketahui, korban bekerja di bidang pelayaran swasta.

Menurut keterangan yang dihimpun polisi, korban sebelumnya sempat bertemu dengan teman dekatnya, VA (39), pada Senin (14/10/2024), pukul 17.30 WIB di Sunrise Mall Kota Mojokerto.

Setelah pertemuan tersebut, Muhammad Arifin kembali ke Homestay Sion sekitar pukul 19.30 WIB menggunakan mobil pribadinya, Nissan Grand Livina hitam dengan nomor polisi S 1383 EW, dan menginap seorang diri di kamar nomor 03.

Keesokan harinya, sekitar pukul 07.45 WIB, VA ke Homestay Sion untuk mengajak Muhammad Arifin sarapan bersama.

Namun, kamar tempat almarhum menginap terkunci dari dalam. Setelah mencoba mengetuk namun tidak ada respons, VA bersama Yani (40), karyawan homestay, memutuskan untuk membuka pintu dengan kunci cadangan.

Ketika pintu dibuka sekitar pukul 08.30 WIB, Muhammad Arifin ditemukan dalam kondisi sudah tidak bergerak di atas tempat tidur.

Yani segera menghubungi pihak Polsek Mojoanyar, Babinsa Desa Jabon, dan kepala dusun setempat.

Brigadir Yuga Pristanto, Babhinkamtibmas Desa Jabon, bersama Serma Suratin, Babinsa Desa Jabon, serta Kepala Dusun Jabon segera tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.

Selanjutnya, Tim Inafis Polres Mojokerto dan Tim PMI Kabupaten Mojokerto tiba pukul 10.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Jenazah Muhammad Arifin kemudian dibawa ke Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar pada pukul 12.35 WIB untuk dilakukan pengecekan oleh tim medis.

Kapolsek Mojoanyar, AKP Armana S mengatakan, keluarga korban yang datang ke lokasi bersama kepala desa Mojorejo menolak untuk dilakukan otopsi pada jenazah.

“Setelah pemeriksaan, pihak keluarga korban yang tiba di lokasi, bersama Kepala Desa Mojorejo, sepakat untuk tidak melakukan otopsi,” ungkapnya.

“Jenazah kemudian dibawa pulang ke Lamongan oleh pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.(sya/lio)