Gresik, blok-a.com – Kasus pembunuhan yang menimpa Wardatun Toyibah (28), seorang ibu muda di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik mulai terungkap.
Dari serangkaian penyelidikan, akhirnya polisi meringkus 1 orang terduga pelaku yaitu AS (40) yang merupakan tetangga korban sendiri.
Menurut Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino, AS ditangkap di daerah Jombang di rumah kerabatnya saat diduga berupaya bersembunyi, Minggu (7/4/2024).
“Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di daerah Wonosalam, Jombang di rumah kerabatnya. AS berperan mengambil hp milik Mahfud suami korban. Pelaku juga yang membukakan pintu rumah korban pada saat kejadian,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik, Senin (8/4/2024).
Aldino mengungkapkan, dari keterangan AS didapati informasi pelaku utama pembunuhan sadis di Desa Imaan, Dukun, Gresik bernama Ahmad Midol.
“Untuk sementara dari pengakuan AS ini ada 3 orang pelaku. Kasus ini murni perampokan,” katanya.
Aldino juga menerangkan, para pelaku memang berniat mengambil harta benda milik korban Wardatun Toyibah.
Setelah beraksi, AS dan Ahmad Midhol langsung berpisah.
“Dari hasil perampokan itu, AS dapat bagian Rp8 juta. Lainnya dibawa pelaku Ahmad Midhol. Keduanya lalu berpisah hingga pelaku AS berhasil kami amankan di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Wardatun Toyibah (28) ditemukan tewas di desa Imaan, Kecamatan Dukun, Gresik pada Sabtu (16/3/2024) lalu.
Sedangkan suaminya, Mahfud (42) selamat dari kejadian maut itu karena tidur di ruang tamu.
Wardatun Toyibah ditemukan tewas karena mengalami luka di leher. Kemudian sang anak berusia 2,5 tahun yang tidur bersama korban, mengalami luka di bagian kaki.
Pada saat kejadian seluruh anggota keluarga tengah dalam keadaan tidur. Korban kehilangan uang sebesar Rp 150 juta dan satu buah handpone.(ivn/lio)





Media Sosial