Gudang Pengecoran Aluminium di Mojokerto Terbakar, Api Sulit Dipadamkan 4 Unit Mobil PMK Diturunkan

Kebakaran gudang pengecoran Aluminium di Desa Pandansili, Trowulan, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul)
Kebakaran gudang pengecoran Aluminium di Desa Pandansili, Trowulan, Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul)

Mojokerto, blok-a.com – Kebakaran hebat terjadi di gudang pengecoran aluminium jenis abu dros milik Jainudin (50) di Dusun Pandansili, Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin malam (13/11/2023) sekitar pukul 23.30 WIB.

Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Saksi mata, Sertu Irvan, anggota Koramil Trowulan, mengatakan bahwa api pertama kali terlihat dari bagian belakang gudang.

“Api terlihat dari bagian belakang gudang. Setelah itu, api semakin besar dan menjalar ke bagian depan gudang,” kata Sertu Irvan di lokasi kepada wartawan.

Menurut pengamatan di lapangan, kebakaran ini bisa dihindari jika gudang tersebut memiliki tandon air dan alat pemadam kebakaran standard.

BPBD Kabupaten Mojokerto mendapat telepon bahwa ada kebakaran di Desa Pandansili, Trowulan, Mojokerto sekitar pukul 23.35 WIB. Dua unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Proses pemadaman cukup sulit, karena bahan-bahan simpanan di gudang merupakan material yang mudah terbakar, sehingga api terus menjalar.

Bahkan saking sulitnya, dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD kabupaten Mojokerto sampai kehabisan air dan terpaksa mengisi ulang, sementara api terus merembet.

Di sela menunggu mobil PMK mengisi air, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Mojokerto didatangkan untuk membantu proses pemadaman.

Misdi, salah satu anggota pemadam kebakaran dari BPBD mengatakan bahwa api sulit dipadamkan, sampai dua unit mobil pemadam kehabisan air.

”Kita mendapat telepon sekitar pukul 23.35 WIB, dua unit mobil pemadam langsung meluncur ke lokasi. Namun api masih sulit dipadamkan, kita minta bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Mojokerto didatangkan untuk membantu. Karena mobil pemadam dari kabupaten masih mengisi air, atau mungkin sudah dalam perjalanan,” kata Misdi di lokasi.

Setelah melalui proses yang begitu dramatis, akhirnya petugas PMK berhasil memadamkan api sekitar pukul 02.30 WIB. (sya)