Gudang Aspal Curah di Kompleks Pelabuhan Pelindo Gresik Kebakaran

Petugas damkarla Gresik berusaha memadamkan api yang melahap Gudang PT Multi Trading Pratama. (blok-a.com/ivan)
Petugas damkarla Gresik berusaha memadamkan api yang melahap Gudang PT Multi Trading Pratama. (blok-a.com/ivan)

Gresik, blok-a.com – Sebuah gudang aspal curah milik PT Multi Trading Pratama yang terletak di Kompleks Pelabuhan Pelindo Gresik, di Desa Pulopancikan, Gresik mengalami kebakaran, Senin (8/1/2024) malam.

Peristiwa kebakaran itu dibenarkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pemkab Gresik Suyono.

Suyono mengatakan, Petugas Damkarla Gresik menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 19.28 WIB.

“Sementara api baru padam pukul 22.55 WIB,” katanya.

Suyono menjelaskan, awal mula kebakaran tersebut diketahui saat pergantian shift satu ke shift dua penjaga gudang. Karyawan melihat titik api pertama di area smelter gudang.

Saat itu, sambungan listrik masih menyala kemudian karyawan melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (apar) dan memutus aliran listrik untuk mencegah kebakaran meluas.

Karena api semakin besar dan tidak dapat ditangani dengan apar, salah satu karyawan meminta bantuan kepada Tim Damkar pelindo untuk melakukan pemadaman.

“Kemudian dari pihak KPLP/Syahbandar menghubungi call center Damkar gresik guna meminta bantuan pemadaman,” terang Suyono.

Setelah menerima laporan kebakaran, petugas Damkarla Gresik segera meluncur dengan membawa 1 unit pemadam dan 2 unit mobil suplai air, dan juga dibantu 1 unit suplai air dari PT Petro Oxo Nusantara.

“Tidak lama berselang api berhasil dipadamkan oleh regu pemadam dan dinyatakan kondusif sekitar dua jam kemudian,” ungkapnya.

Menurut Suyono, kerugian akibat peristiwa ini ditaksir sekitar Rp50 juta. Untuk sementara penyebab kebakaran belum bisa dipastikan.(ivn/lio)