Gempa Tuban Susul Menyusul, Warga Berhamburan dari Gedung-Gedung

Warga berhamburan keluar gedung saat gempa yang berpusat di Tuban mengguncang Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).
Warga berhamburan keluar gedung saat gempa yang berpusat di Tuban mengguncang Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).

Surabaya, blok-a.com – Gempa bumi tektonik episentrum laut Jawa Tuban, Gresik, terjadi susul menyusul. Gempa susulan kedua lebih dahsyat.

Jumat (22/3/2024) pukul 16.00 WIB, gempa susulan diperkirakan magnitudo 6,5 itu membuat panik sejumlah penghuni gedung di Surabaya.

Di sejumlah Rumah Sakit (RS) juga tampak dievakuasi berhamburan keluar area lapang atau titik kumpul.

Semisal di RSI Jemursari, para perawat, pegawai, sebagian pengunjung dan pasien dikeluarkan. Hal itu menyusul peringatan BMKG akan gempa bumi susulan.

Meski Kepala BMKG Tuban, telah mengeluarkan imbauan agar tidak panik, namun guncangan keras membuat masyarakat takut dan memilih menghindari gedung yang rapuh.

Di parkiran kampus C Unair, sejumlah bangunan tambahan di atas lantai kesekian di gedung ini ambrol dan menimpa sejumlah motor yang parkir di bawahnya.

Warga berhamburan keluar gedung saat gempa yang berpusat di Tuban mengguncang Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).

Menurut sumber blok-a.com di lapangan, di mall WTC e Mall, juga masyarakat berhamburan keluar area. Mereka berkumpul di taman.

Laporan dari Gresik, Manyar, para pekerja di perusahaan petikemas juga berhamburan keluar. Mereka mengamankan diri dari gedung.

Di gedung DPRD Kota Surabaya pun demikian. Seluruh penghuni keluar. Wartawan, pegawai, staf, sekuriti dan receptionist gedung wakil rakyat tampak berlarian keluar gedung.

“Goyangannya terasa banget. Itu kencang sekali makanya kita memilih mengamankan diri aja,” ujar Heri, yang juga wartawan ini.

Sementara itu laporan di Bawean, pulau utara Gresik paling dekat dengan pusat gempa dilaporkan terjadi banyak kerusakan bangunan.

Tak sedikit para pegawai batik, toko pakaian berlarian keluar toko menghindari kemungkinan ambruk.

Salah seorang warga, Mukhlis dari Surabaya hendak ke Bangkalan, sangat ketakutan di tengah jembatan Suramadu.

Warga berhamburan keluar gedung saat gempa yang berpusat di Tuban mengguncang Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).

Dia menghentikan motornya bersama sejumlah pengendara lain. Melihat tiang pancang, dan tali jembatan bergetar dan bergoyang membuat nyalinya menciut.

“Yaa ndaak bisa dibayangkan ketika ini jembatan ambruk Mas. Banyak korban pastinya. Beruntung segera reda,” ujarnya.

Menurut Wira, dia juga terpaksa ikut keluar gedung bioskop saat sedang asyik menonton film di Transmart Surabaya Icon, ngabuburit.

“Itu video kepanikan warga saat keluar dari gedung bioskop,” ujarnya.

Sementara itu Doktor Daryono, dari BMKG Pusat, mengatakan potensi gempabumi susulan masih akan terjadi tetapi skala kecil. Masyarakat diminta tak panik karena tak memicu tsunami.

“Tapi masyarakat tetap diajak waspada dari gedung gedung yang tak tahan gempa atau rapuh,” ujarnya dalam siaran pers sebelumnya.(kim)