Dugaan Perselingkuhan Oknum PNS Mojokerto Terbongkar di Perumahan Griya Dahayu

Ilustrasi.(freepic)
Ilustrasi.(freepic)

Mojokerto, blok-a.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Mojokerto diduga terlibat perselingkuhan dan kasusnya terbongkar di Perumahan Griya Dahayu, Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (2/7/2024).

Perselingkuhan yang diduga telah berlangsung cukup lama tersebut terbongkar setelah dilakukan penggerebekan oleh teman-teman suami dari pelaku perempuan di salah satu rumah.

Pelaku perempuan, RPSW (34), warga Jalan Malabar IV / 09, RT 001 / RW 004, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, tinggal bersama suaminya, AR, dan dua anak mereka di Perumahan Puri Kokoh, Dusun Trenggumung, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Menurut Kepala Desa Sambiroto, ia adalah PNS di Kabupaten Mojokerto yang bekerja di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, pasangan selingkuhannya adalah IA (40), warga Gunung Merapi, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Ia juga bekerja di Kantor Setda Kabupaten Mojokerto sebagai tenaga honorer.

Saat penggerebekan, kedua pasangan kedapatan sedang dalam keadaan tanpa busans di dalam kamar.

Mereka kemudian digelandang oleh warga ke Balai Desa Sambiroto.

Kepala Desa Sambiroto, Ahmad Farid, membenarkan informasi dugaan kasus perselingkuhan tersebut.

“Ini tadi saya dapat kabar karena diduga terjadi perselingkuhan, dugaan dilakukan oknum PNS Pemkab Mojokerto. Setelah kami periksa dengan APH dan perangkat Desa meminta seluruh keluarga kedua belah pihak termasuk oknum yang terduga tadi memanggil keluarganya untuk dilakukan mediasi,” terang Ahmad Farid.

Setelah keluarga datang, akhirnya disepakati untuk melanjutkan proses ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mojokerto.

“Setelah perbincangan dari keluarga meminta untuk dilanjutkan ke PPA, dan saat ini sedang dimediasi oleh kedua belah pihak,” tambahnya.

Faisal (39), salah seorang warga yang ikut menggerebek, mengatakan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

“Posisi pelakunya ada di dalam, kita langsung dobrak pintunya. Di dalam masih tidak ada orang, kita langsung dobrak lagi pintu kamarnya, dan di kamar dua-duanya telanjang,” ujarnya.

“Kalau nggak salah R itu bagian administrasi pembangunan, itu yang laki-laki masih honorer. Kemarin itu dia di rumah saat istirahat jam 11-an, saya lari sembunyi lalu mereka keluar, dan hari ini kita mengikuti lagi,” pungkasnya.(sya/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?