Sukses Gelar Wisuda, Ketua STAI Ma’arif Sampang Dorong Lulusan Lanjut S2

Para Wisudawan STAI Al - Maarif (blok-a.com/Asyari)
Para Wisudawan STAI Al - Maarif (blok-a.com/Asyari)

Sampang, blok-a.com Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Sampang menggelar Sidang Senat Terbuka. Dalam rangka Wisuda VII Program Sarjana S1 Program Studi (prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) tahun akademik 2023-2024.

Institusi pendidikan agama Islam yang berlokasi di Jl. Raya Bancelok, Jrengik itu menyelenggarakan acara wisuda yang diikuti oleh 116 orang wisudawan dan wisudawati. Acara berlangsung pada hari Sabtu, 11 November 2023 di Gedung PKP RI Trunojoyo Sampang, Madura, Jawa Timur.

Ketua STAI Ma’arif Sampang, Mohammad Amin, M. Pd., mengapresiasi para mahasiswa yang telah menjalani pendidikan empat tahun lamanya di kampus STAI Ma’arif.

“Tak terasa sudah, empat tahun kita bersama, menjalani proses yang panjang untuk meraih impian dan banyak masa yang sulit berhasil kita lewati. Saya sangat bangga atas pencapaian kalian yang saat ini akan diwisuda dan menyandang gelar sarjana,” ujar Mohammad Amin.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pada wisuda kali ini, kampus STAI Ma’arif mengalami transformasi yang signifikan. Kepercayaan dari kementerian agama terhadap kampus semakin meningkat.

Salah satunya dibuktikan dengan meningkatnya kuota Program Kartu Indonesia Pintar. Hal ini merupakan suatu pencapaian besar, khususnya bagi lembaga pendidikan dan seluruh mahasiswa.

Bukan hanya itu, STAI Ma’arif juga telah menorehkan banyak prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Juga mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.

“Banyak mahasiswa STAI Ma’arif ini yang sudah menorehkan prestasi, baik di akademik maupun non akademik, seperti model dan prestasi lainnya. Dan lulusannya pun dapat tempat di instansi yang sejalur dengan jurusannya, seperti di KUA, sekolah-sekolah, maupun instansi kepemerintahan,” lanjutnya.

Usai mengikuti acara wisuda ini, artinya para mahasiswa telah resmi lulus dan menyandang gelar sarjana. Harapannya, setiap lulusan dapat mengamalkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan.

Pihaknya juga berharap, wisudawan yang sudah menyandang gelar S1 tidak hanya berhenti di situ. Akan tetapi mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, serta dapat berkhidmat di NU.

“Kami berharap, alumni bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sehingga dapat berkhidmat ke Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Drs. KH. Ali Wafa, M.Pd., selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Ma’arif Sampang. Ia menitipkan pesan kepada para alumni agar tetap menjaga nama baik kampus. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada alumni untuk meningkatkan relasi dan menganjurkan untuk tidak pernah berhenti belajar.

“Melihat persaingan S1 kini semakin ketat, karena saking banyaknya lulusan S1. Maka kami berharap kepada wisudawan agar terus meningkatkan kualitas pendidikan dan jangan berhenti belajar. Yang tak kalah pentingnya adalah tingkatkan relasi dan jaga nama baik kampus,” katanya memberikan nasihat. (suf/gni)