Pj Wali Kota Mojokerto Bersama Dinsos Getol Gelontorkan Bantuan untuk Lansia Kurang Mampu

Kunjungan kegiatan Bakti Sosial Mas Pj di rumah ibu Kasri.(blok-a.com/Syahrul)
Kunjungan kegiatan Bakti Sosial Mas Pj di rumah ibu Kasri.(blok-a.com/Syahrul)

Mojokerto, blok-a.com – Bantuan Sosial untuk lansia kurang mampu di Kota Mojokerto terus bergulir. Hal itu tak luput dari peran Dinas Sosial P3A Kota Mojokerto, serta semua pihak yang terkait.

Program santunan untuk ibu-ibu lansia kurang mampu, bersama Mas Pj Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro, Senin (12/2/2024) yang didampingi Sekda Kota, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota, Kepala Dinas Sosial P3A Kota, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Prokopim, Camat Magersari, Lurah Gunung Gedangan, Baznas Kota, Kemenag Kota, dan Prameswari.

Kegiatan Bakti Sosial Bareng Mas Pj, SENIN (Selalu Emak yang aku kangeNIN) kali ini menyasar Ibu Maimunah, Janda Sebatangkara (74), Jl. Raya Kedungturi, RT.02, RW.04 Kelurahan Gunung Gedangan, dan Ibu Kasri, Janda Sebatangkara (65), Lingkungan Kuti, RT.02, RW.05 Kelurahan Gunung Gedangan, Magersari, Mojokerto.

Jenis Bantuan Dinsos P3A, masing-masing lansia mendapat bantuan berupa sembako Beras 10Kg, Gula 1Kg, Minyak Goreng 2 liter, Telur 1 tray, Mie Instan 10 pcs, Biscuit 1 pcs, Kecap 1 pcs, Daster 1 buah.

Ibu Maimunah merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Penerima Bantuan BPNT APBN/KEMENSOS.

Ibu Kasri merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Penerima Bantuan Rutin BPNT APBN/KEMENSOS

Adapun jenis bantuan Basnaz, masing-masing lansia mendapat bantuan berupa sembako Beras 5 kg, Gula 2 kg, Mie kuning 1 bal, Minyak goreng 2 liter, Teh celup 2 pak, Kopi bubuk 1 kg.

Saat di rumah Ibu Maimunah, Mas Pj minta didoakan agar pemilu berjalan dengan lancar aman dan sukses.

“Bu, minta doanya ya, semoga pemilu nanti bisa berjalan aman, nyaman dan sukses,” pinta Mas Pj.

Pemberian bantuan dilanjutkan di rumah Ibu Kasri yang letaknya tidak jauh dari rumah Ibu Maimunah.

Keadaan rumah Ibu Kasri sangat memprihatinkan, sehingga Mas Pj meminta kepada Dinas terkait, agar diberikan bantuan bedah rumah.

Mas Pj juga menanyakan status kepemilikan tanah yang ditempati Ibu Kasri kepada ketua RT setempat.

“Saya minta bantuannya untuk membantu proses status kepemilikan tanah, kalau memang bukan punya Bu Kasri, tolong ditanyakan apakah boleh di tempati setelah diperbaiki. Takutnya nanti setelah rumahnya diperbaiki malah diusir,” pungkas Mas Pj.(sya/lio)