Gresik, blok-a.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menggelar acara rembuk akur tiga Kecamatan Gresik Selatan, Jumat (13/9/2024). Gelaran ini sebagai upaya mempererat hubungan dan mendengar aspirasi masyarakat.
Mengusung tema “Gresik Selatan, Now And Future” dengan sub tema Infrastruktur dan Kesehatan diikuti para Kades dan Warga dari Kecamatan Menganti, Driyorejo dan Kedamaian bertempat di GOR Bulutangkis Now Kampret Perum Menganti Satelit Indah Menganti.
Acara ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk selalu terbuka terhadap masukan dan keluhan dari masyarakat.
Tujuannya tidak lain guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah yang lebih baik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan efektif.
“Kami sangat menghargai setiap masukan dan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Rembug Akur ini bukan hanya sebagai forum diskusi, tetapi juga sebagai wujud komitmen kami untuk mendengarkan dan menindaklanjuti setiap aspirasi yang ada,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Bupati.
Gus Yani menambahkan, terkait pembangunan di Gresik selatan ini sangat pesat. Selain infrastruktur, di Gresik Selatan juga banyak perkembangan. Mulai jalan desa desa dan jalan penghubung Kecamatan.
“Alhamdulilah baik itu jalan kampung maupun penghubung Kecamatan perlahan sedikit demi sedikit pemerintah Kabupaten Gresik sudah dikerjakan.” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati juga berharap Gresik selatan di masa depan menjadi satelit Gresik dan Surabaya.
Selain itu bupati juga mengajak masyarakat Gresik Selatan tidak perlu khawatir atas pembangunan infrastruktur.
“Kami mencoba jalan jalan penghubung Kecamatan kita lebarkan, itu tujuannya untuk mengurai kemacetan. Mudah mudahan saya rampung jalan ini menjadi terintegrasi dengan Surabaya. Maka kami mencoba mengintgrasi jalan jalan tersebut,” tambah Bupati.
Begitu juga sampah, bupati memberikan apresiasi para Kades di Gresik Selatan. Yang selama ini sangat perhatian terkait sampah.
“Saat ini sampah sudah tertata itu juga berkat peran para Kepala Desa. Mudah mudahan pembangunan ini bisa berkelanjutan,” imbuhnya.
Terkait kesehatan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap penduduk Kabupaten Gresik terlayani dalam pelayanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Bupati menyebutkan, program UHC ini menjadi program utama kepercayaan masyarakat. Pastinya ada persoalan dan kendala.
“Kita bertekad mengabdi tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” kata Bupati Gresik.
“Program UHC ini baru kita terapkan, tentu dalam pelaksanaannya tidak akan langsung sempurna pasti akan ada persoalan dan kendala. Persoalan dan kendala itulah yang harus kita hadapi bersama-sama,” ujarnya.
Suasana Rembuk Akur terlihat akrab dan mengalir lantaran dari sejumlah masyarakat perwakilan desa masing-masing menyampaikan pertanyaan dan ucapan terima kasih kepada Bupati Gresik atas jawaban dan capaian yang selama ini mereka rasakan.
“Terima kasih Pak Bupati, kami atas nama warga KBD mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Gresik atas Fasum dan Fasos yang kami tempati sebelumnya belum tersentuh pembangunan kini sudah menikmatinya berkat pemkab Gresik,” ujar Arif dari Kota Baru Driyorejo.(ivn/lio)






Media Sosial