Gubernur Jatim Khofifah dan Emil Pamitan, Hari Ini Akhir Masa Jabatan 

Khofifah apel terakhir bersama para ASN Pemprov Jatim.
Khofifah apel terakhir bersama para ASN Pemprov Jatim.

Surabaya, blok-a.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pamitan di apel pegawai Pemprov Jatim rutin, Senin (12/2/2024).

Hari ini terakhir Gubernur Khofifah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

Dia meninggalkan kursi jabatan besok pagi, Selasa (13/2/2024).

“Hari ini 12 Februari adalah hari terakhir kepemimpinan kami, Saya dan Pak Emil untuk periode ini,” kata Gubernur Khofifah di apel pegawai.

Pertama, dia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemprov Jawa Timur yang telah mendukungnya menjalankan pemerintahan di Jawa Timur. Sehingga mengantarkan Provinsi Jawa Timur meraih segudang prestasi.

Di kesempatan ini, gubernur perempuan pertama di Jatim ini meminta agar semua jajaran Pemprov Jatim tetap menjaga kinerja terbaiknya. Agar seluruh prestasi dan capaian tetap bisa dipertahankan.

Tercatat ada 738 penghargaan dari berbagai sektor telah diraih Pemprov Jatim selama 5 tahun terakhir selama kepemimpinan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak.

Di bidang industri manufaktur Jatim, per Mei ini akan tembus 35%, dan siswa siswi SMA Jatim juga tertinggi diterima di perguruan tinggi negeri sejak 2020.

Lalu sektor pertanian, prestasi sejak 2020 menjadi provinsi dengan produksi padi tertinggi nasional.

Khofifah menyebut segala capaian tersebut adalah buah dari kerja keras semua jajaran Pemprov Jatim, utamanya di front liner pelayanan ke masyarakat.

Seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, perijinan terpadu satu pintu juga para pendamping dan para penyuluh pertanian.

“Sampaikan salam dan terima kasih kami kepada para petani, para pendamping, penyuluh pertanian yang dedikasinya luar biasa menjaga ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian di Jawa Timur dan sektor-sektor lain,” katanya.

Di sisi lain, Khofifah berharap semua pihak di lingkup Pemprov Jatim terus mengawal dan menyelesaikan beberapa hal yang masih menjadi PR.

Seperti penyerahan tanah dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kaki jembatan Suramadu sisi Madura juga pembangunan Sustainable Urban Mobility Plan yang akan dibangun untuk wilayah Surabaya raya, Lamongan, Tuban dan Jombang.

“Karena feasibility studi-nya April ini akan selesai. Dan kalau April ini selesai pembangunannya bisa sesegera mungkin kita lakukan,” ujarnya.

“Ada hal-hal yang memang Masih harus terus didorong untuk bisa mencapai pada titik yang diharapkan bisa memberikan kebermanfaatan lebih luas,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga meminta seluruh jajaran Pemprov Jatim meneruskan membaca shalawat dan menyantuni anak yatim yang selama 5 tahun ini telah menjadi tradisi di hampir setiap agenda Pemprov Jatim.

Menurutnya hal tersebut adalah bagian dari ikhtiar spiritual untuk meraih keberkahan dan capaian prestasi di Jawa Timur.

“Ini penting, Pancasila Sila Ketuhanan Yang Maha Esa tidak sekadar dihafal tapi juga diamalkan, kita mencoba mengamalkan itu antara lain tiap kegiatan yang sekarang lihat ada santunan yatim, ada shalawat, saya mohon diteruskan para Bapak Ibu sekalian dan terutama PJ Gubernur nanti tolong diteruskan,” pintanya.

Di akhir Gubernur Khofifah kembali mengajak untuk menjaga Jawa Timur menjadi provinsi yang guyub, rukun, aman, damai dan kondusif. Ia meminta semua tetap menjaga segala apa yang baik dan meninggalkan yang kurang baik.

“Teruskan apa-apa yang baik dan tinggalkan yang kurang baik, mari kita menjaga persaudaraan, jaga Jawa Timur tetap rukun, aman, damai, dan kondusif, Saya dan Pak Emil pamit,” pungkasnya.

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf selama menjalankan tugas mendampingi Gubernur Khofifah dan bekerja sama dengan keluarga besar Pemprov Jatim.

Menurutnya, selama 5 tahun terakhir kultur CETTAR yaitu cepat, efektif, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif telah dijalankan di hampir semua lini oleh jajaran Pemprov Jatim.

“Saya atas nama pribadi menyampaikan Terima kasih atas dukungan Ibu Bapak sekalian seluruh keluarga besar Pemprov Jawa Timur kita merasakan selama 5 tahun genap membangun chemistry,” katanya.

Emil menambahkan, berbagai keberhasilan yang diraih Jawa Timur sampai saat ini berkat leadership Gubernur Khofifah. Untuk itu, ia mendoakan agar Gubernur Khofifah selalu diberikan kemudahan, kelancaran dalam segala ikhtiar yang dilakukan.

“Kepemimpinan beliau masih sangat dibutuhkan di negara yang kita cintai ini . Saya sekaligus mewakili istri saya untuk menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf karena selama ini juga membantu ibu Gubernur,” ucapnya.(kim)