Gelaran CFD Pertama Usai Libur, Pemkab Sidoarjo Hadirkan Layanan Publik

Suasana Car Free Day (CFD) Sidoarjo, kala pertama kali digelar usai libur Ramadan-Lebaran, Minggu (12/4/2026) (foto: ist)
Suasana Car Free Day (CFD) Sidoarjo, kala pertama kali digelar usai libur Ramadan-Lebaran, Minggu (12/4/2026) (foto: ist)

Sidoarjo, Blok-a.com – Usai diliburkan pada bulan Ramadan lalu, kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan A.Yani Sidoarjo kini kembali digelar, Minggu (12/4/2026).
Kali ini, pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk aktivitas layanan publik. Seperti layanan pembayaran pajak , konsultasi layanan perijinan berusaha, kesehatan gratis dan Perpustakaan keliling.

“Alhamdulillah banyak yang memanfaatkannya CFD ini. Karena mungkin kalau masyarakat ingin melakukan pembayaran pajak di hari biasa terkendala kerja. Kalau di sini sekalian berolahraga atau berjalan-jalan bisa melakukan pembayaran pajak,” kata Kepala BPPD Sidoarjo, Noer Rachmawati.

Diterangkannya, layanan pembayaran pajak daerah sengaja dihadirkan pada pelaksanaan CFD Sidoarjo. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak daerah.

BPPD Sidoarjo juga bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa timur, untuk menghadirkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Layanan tersebut dapat diperoleh melalui mobil Samsat Keliling Jatim.

“Seluruh layanan pembayaran pajak daerah bisa di fasilitasi dalam CFD Sidoarjo. Begitu pula layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Layanan seperti ini akan terus dihadirkan setiap kali CFD digelar. Setiap Car Free Day kami buka layanan di sini (paseban Alun-alun). Kita mulai dari jam setengah 6 pagi sampai jam 9 sesuai pelaksanan Car Free Day berlangsung,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Sidoarjo, Amat Adi Subhan, yang hadir dalam CFD Sidoarjo itu mengatakan bahwa animo masyarakat untuk datang ke CFD Sidoarjo sangat luar biasa.

Pelaksanaan kembali CFD Sidoarjo sejak libur Ramadan kemarin disambut gembira oleh para pelaku UMKM. Ia melihat hampir seribu UMKM yang datang untuk berjualan di area yang telah disediakan.

“UMKM ini dari berbagai komunitas. Dari Pedalindo kurang lebih 510, dari Taman Abhirama kurang lebih 65 UMKM. Kalau dari Amigos Dr. Soetomo itu kurang lebih hampir 90 orang. kalau UMKM yang ada di depannya Pemda yang diisi komunitas Gendis ini kurang lebih juga 65 orang,” ujarnya.

Ditambahkannya, Dinkop UM Sidoarjo telah membentuk Satgas UMKM. Satgas tersebut bertugas untuk melakukan pendampingan bagi para pelaku UMKM di Sidoarjo. Salah satunya pendampingan dalam CFD Sidoarjo.

Harapannya para pelaku UMKM Sidoarjo tertib dalam menjalankan aktivitas berjualan. Dengan begitu, pelaksanaan CFD Sidoarjo dapat berjalan sukses untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

“Dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo ingin mendampingi para pedagang untuk bagaimana berjualan dengan tertib. Salah satunya tertib sampahnya,” pesannya. (fah/ova)