Magetan, blok-a.com – Ratusan masyarakat Kota Magetan berbondong-bondong mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan, Kamis (4/4/2024).
Kedatangan ratusan masyarakat tersebut bukan untuk berdemo, melainkan untuk membeli sembako dengan harga yang sangat murah.
Salah satunya Ulfa, warga yang berasal dari Kecamatan Maospati, rela datang hingga mengantre lama demi untuk mendapatkan bahan pangan pokok (bapok) harga murah.
Menurut Ulfa, menjelang Lebaran hampir semua kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Maka dari itu, selisih harga sesedikit apapun akan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
“Ya harga apa-apa kan naik, Mas. Mau lebaran. Makanya ini aji mumpung kan ada pasar murah seperti ini, ” kata Ulfa.
Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Kejari Magetan, Yuana Nurshiyam menjelaskan tujuan dari digelarnya pasar murah. Tujuannya guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bapok. Sekaligus sebagai antisipasi lonjakan harga yang biasa terjadi tiap Ramadan dan Lebaran.
“Kita ingin sedikit meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya bahan-bahan kebutuhan pokok,” jelasnya, di halaman Kantor Kejari Magetan, Kamis (4/4/2024).
Yuana juga memaparkan bahwa kegiatan sebagai perwujudan instruksi presiden. Agar segenap jajaran stakeholder turut serta melakukan stabilisasi harga kebutuhan pokok.
“Ini upaya kita untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Pasar murah dimulai dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dengan kuota tak terbatas. Jadi masyarakat Magetan bebas untuk datang dan membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhan mereka,” paparnya.
Yuana berharap agar kegiatan seperti ini dapat digelar di setiap tahunnya. Sehingga masyarakat penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ini yang pertama kali, semoga di tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya dapat kembali dilaksanakan, agar masyarakat merasa terbantu,” pungkasnya.
Sebagai informasi, agenda pasar murah di Kantor Kejari Magetan ini diselenggarakan atas kerjasama berbagai pihak. Di antaranya Kejari Magetan, Ikatan Adhyaksa Darmakarini, Bulog, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), dan Pabrik Gula (PG).(nan/gni)






Media Sosial