Surabaya, blok-a.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyerahkan 11 sertifikat tanah wakaf Rabu pagi (31/1/2024) di Kota Surabaya.
Dalam penyerahan tersebut ia didampingi oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Hadi menyatakan, penyerahan sertifikat wakaf ini dilakukan untuk meningkatkan sertifikasi tanah yang telah dilakukan dari tahun 2017 dengan total yang dicapai saat ini sebesar 242.000 bidang tanah.
Tak hanya itu, hal ini juga dilakukan untuk menyelamatkan 1.018 hektare tanah atau setara dengan Rp 792.440.882.000 dari mafia tanah.
“Empat target operasi tindak pidana telah diselesaikan. Semua berkas kasusnya sudah sempurna atau P21,” kata Hadi Tjahjanto.
Sertifikat tanah tersebut diberikan kepada beberapa pondok, diantaranya Pondok Pesantren An-Najiyah, Al-Ahh, Al-Murtadha, Sabilun Naja, Al-Munawaroh, Shohihuddin Putra, Roudhlotul Hijawasiro, Sabah An-Nabawy, dan As-Syafiiyah.
Dirinya berterimakasih atas semua kerjasama pihak Pemprov Jatim, aparat keamanan, dan kejaksaan.
“Ini bukti bahwa jika ego sektoral dihilangkan maka yang senang adalah masyarakat bawah,” ucapnya.
Hadi juga menyebutkan beberapa praktik mafia tanah yang selalu terjadi seperti pemalsuan sertifikat tanah hingga pemberian patokan pada garis batas tanah.
Atas hal tersebut, ia berpesan kepada para penerima sertifikat tanah agar menjaga sertifikat tersebut dengan baik
“Apabila di lingkungan sini ada tanah wakaf atau tempat ibadah belum disertipikatkan segera dilaporkan, kita akan selesaikan. Gratis. Saya yakin Surabaya, Jawa Timur untuk tanah wakaf luar biasa. Progresnya sudah mencapai 10.000 bidang tanah wakaf,” jelas Hadi.
K.H Moch Yusuf dari Pondok Pesantren An-Najiyah merupakan salah satu penerima sertifikat menyampaikan terima kasih kepada pihak Kementerian ATR/BPN.
“Alhamdulillah, setelah 79 tahun sabar menunggu hasilnya tidak sia-sia. Terimakasih Pak Menteri atas kepastian hukum dan tanah wakafnya,” ungkap K.H Moch Yusuf.(fa/lio)





Media Sosial