Mojokerto, blok-a.com – Layanan kesehatan dipastikan tetap normal pasca kebakaran yang melanda Rumah Sakit (RS) Gatoel, Mergelo, Kranggan, Kota Mojokerto, Kamis dini hari (21/3/2024), pukul 02.30 WIB.
Pihak manajemen menyatakan, titik kebakaran merupakan ruang administrasi dan ruang pertemuan di lantai dua. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Corporate Secretary PT Nusantara Medika Utama, dr. Anita Fadhila mengatakan, seluruh pasien beserta keluarganya sudah dievakuasi dengan aman.
“Pelayanan telah kembali normal, meskipun beberapa area membutuhkan pengkondisian yang sudah ditangani oleh tim dan manajemen,” ungkapnya kepada wartawan Jumat (22/3/2024).
Kebakaran hanya terjadi di dua ruangan lantai II Graha Sakura, yakni ruang kantor administrasi dan ruang pertemuan.
Terkait penyebab pihak Polresta Mojokerto masih melakukan identifikasi.
“Lokasi kebakaran tidak melibatkan pasien karena bukan merupakan ruang perawatan. Proses identifikasi material-material masih dilakukan untuk mengetahui dampak kerugian yang diakibatkan,” tambahnya.
Manajemen RS Gatoel menyampaikan rasa simpati kepada semua pihak yang terdampak dari kebakaran tersebut. Termasuk pasien, keluarga pasien, dan pekerja di RS Gatoel. Mereka bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan berkualitas dan aman kepada masyarakat. Tim pemadam kebakaran telah melakukan tindakan cepat untuk memadamkan api sehingga tidak meluas ke area pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Sebelumnya, RS Gatoel Kota Mojokerto terbakar, Kamis (21/3/2024) dini hari.
Api berkobar di atas gedung rumah sakit yang berada di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto tersebut.
Tujuh unit mobil PMK yang diterjunkan, yakni dari Pemkot Mojokerto, BPBD Kabupaten Mojokerto, PMK Gama, PMK Dragon, dan PMK PG Gempolkrep untuk melakukan proses pemadaman. Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB.
Rumah Sakit milik PT Nusantara Medika Utama tersebut terbakar saat menginjak waktu sahur tiba.
Gedung yang terbakar berada di lantai dua yakni ruang pertemuan dan ruang arsip Rumah Sakit yang bermitra dengan PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (Pertamina IHC) itu.(sya/lio)






Media Sosial