Mojokerto, blok-a.com – Arus balik Lebaran di jalur arteri dari arah Jombang menuju Surabaya terpantau ramai lancar. Lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda empat, namun tidak sampai terjadi penumpukan yang mengakibatkan kemacetan.
Kasatlantas Polres Mojokerto, Iptu Muhammad Hariyazie Syakhranie mengatakan, puncak arus balik Lebaran tahun ini terpantau padat namun lancar.
“Untuk kondisi lalu lintas dari tempat wisata Pacet dan Trawas, tadi dimonitor terpantau padat namun tidak sepadat liburan tahun baru kemarin. Tetap landai lancar, tidak merayap. Untuk yang dari arah Jombang, memang ada peningkatan volume kendaraan,” ungkapnya kepada blok-a.com di Pos Pam Jampirogo, Sooko, Mojokerto, Minggu malam (14/4/2024).
Iptu Azie menambahkan, jika terjadi penumpukan kendaraan di simpang lima Kenanten, maka pihaknya akan mengarahkan kendaraan di simpang tiga Jampirogo yang dari arah Jombang untuk masuk ke kota.
“Jadi jika yang dari arah Jombang ke Surabaya terjadi penumpukan di simpang lima Kenanten, maka di simpang Jampirogo ini akan kita alihkan masuk ke kota. Untuk saat ini masih kita normalkan,” lanjutnya.
“Saya kira tidak perlu dilakukan Contraflow, karena masih landai lancar, antrean kendaraan masih terus berjalan. Kecuali kalau terjadi penumpukan dan benar-benar tidak bisa jalan, baru kita laksanakan Contraflow,” tandasnya.
Kepadatan arus lalu lintas tidak hanya terjadi di jalur arteri menuju Surabaya, namun juga di jalur Mojosari menuju Krian dan Ngoro.
Kasatlantas Iptu Azie menyampaikan, pihaknya sempat memberlakukan rakayasa lalu lintas beberapa kali di simpang empat Pekukuhan.
“Untuk yang dari arah kota menuju ke Mojosari tadi kita lakukan penutupan di simpang empat Pekukuhan, karena terjadi penumpukan di simpang Klenteng. Jadi yang mau ke arah Krian kita arahkan ke kiri, dan yang mau ke arah Ngoro dan Pasuruan kita arahkan ke kanan,” jelasnya.
“Puncak kepadatan arus balik orang yang habis mudik libur Lebaran seperti hari ini, prediksi untuk besok mungkin tidak sepadat hari ini. Namun kita akan tetap antisipasi,” pungkasnya.(sya/lio)





Media Sosial