Gresik, blok-a.com – Pemerintah Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik mengajak puluhan anak yatim nonton bareng (Nobar) film Tegar di CGV Icon Mall Gresik, Minggu (15/10/2023) pagi.
Acara Nobar ini merupakan inovasi baru Pemdes Yosowilangun dalam program penguatan pendidikan dan karakter anak melalui media film yang edukatif.
Menurut Kepala Desa Yosowilangun, Abdur Rosyid, program penguatan karakter anak melalui media film ini sudah berdasarkan amanah Perpres nomor 87 tahun 2017.
Pemdes Yosowilangun bersama Pokja I, yang membidangi keagamaan dan pembinaan karakter melakukan pendampingan terhadap 30 anak yatim Desa Yosowilangon yang ikut Nobar.
Film berjudul “Tegar” dipilihnya setelah melalui proses pengamatan dan penyesuaian usia penonton serta nilai pendidikan di dalam alur ceritanya.
“Pertama kami melihat film ini bisa ditonton untuk semua usia. Kemudian setelah pengamatan, film ini mempunyai nilai edukasi tinggi yaitu perjuangan besar seorang anak dengan keterbatasanya namun ingin meraih pendidikan yang tinggi,” kata Abdur Rosyid.
Abdur Rosyid menuturkan, saat film berlangsung terlihat anak-anak dan para pendamping dewasa terharu hingga menangis larut terbawa suasana alur cerita film itu.
“Banyaknya nilai edukasi dialur cerita film ini sehingga bisa memupuk perhatian orang tua kepada anak dan juga meningkatkan semangat juang anak dalam meraih pendidikan,” tuturnya.
Katanya, secara pribadi Abdur Rosyid sangat antusias memperjuangkan para anak yatim untuk memperoleh pendidikan setinggi-tingginya.
Abdur Rosyid berharap melalui Nobar ini semoga anak yang ditinggal orang tuanya tidak patah semangat. Mereka bisa melihat di luar sana meskipun mempunyai kedua orang tua namun tetap mengalami masalah konflik pendidikan.
“Supaya para anak yatim tidak berkecil hati menghadapi tantangan di dunia luar,” harapnya.
Terpisah, Ketua Pokja I, Desa Yosowilangun, Sri Suhartati, mengapresiasi terobosan baru yang dilakukan Kades Abdur Rosyid melalui program Nobar ini.
“Penguatan pendidikan dan karakter anak melalui media film ini merupakan inovasi baru mungkin yang pertama di Gresik yah. Sebelumnya hanya ada santunan anak yatim, itupun biasanya menjelang Muharam dan Ramadhan saja,” ungkap Sri Suhartati.
Srihartati berharap, program penguatan pendidikan dan karakter anak terutama anak yatim melalui media film ini semoga bisa berlanjut ke depannya.
“Sebagai orang yang sempurna wajib bersyukur, airmata tidak berhenti menangis melihat perjuangan anak di alur cerita film Tegar. Dengan Nobar ini semoga mental perjuangan anak menjadi semakin kuat menghadapi tantangan yang ada,” tutupnya.
Usai Nobar, acara dilanjutkan makan bersama dan penyerahan tali asih kepada 30 anak yatim oleh Pemdes Yosowilangun dan Pokja I. (ivn/lio)






Media Sosial