Polres Mojokerto Kota Gagalkan Pengiriman 925 Botol Miras Ilegal dari Bali

Barang bukti miras ilegal dari Bali berhasil diamankan Polres Mojokerto Kota.(blok-A.com/Syahrul Wijaya)
Barang bukti miras ilegal dari Bali berhasil diamankan Polres Mojokerto Kota.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Polres Mojokerto Kota berhasil menggagalkan pengiriman 925 botol miras ilegal dari Bali ke Kota Mojokerto, Minggu (07/07/2024).

Diketahui, pengiriman 925 botol miras ilegal tersebut ditujukan ke Mojokerto, Kediri, dan Tulungagung.

Kasat Samapta Polres Mojokerto Kota, AKP Anang Leo Afera, SH, mengatakan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi yang diperoleh tentang adanya pengiriman miras ilegal dari Bali.

“Pengungkapan ini bermula dari informasi yang diperoleh akan ada pengiriman miras ilegal dari Bali,” ungkap AKP Anang Leo Afera, S.H.

Berdasarkan informasi tersebut, pihaknya yang dipimpin oleh Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Mojokerto Kota, Iswahyuda, segera menerjunkan tim untuk memastikan kebenarannya.

Tim menyergap truk bernopol AG-9345-DA di SPBU Pertamina 54.613.01 di Jalan Raya Bypass Kota Mojokerto pada siang hari.

“Kami menemukan sekelompok orang yang sedang transaksi miras ilegal,” tegas Kasat Samapta.

Gerak cepat, petugas langsung mengamankan sopir truk berinisial RA (35), warga Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Petugas mendapati ratusan botol miras yang dikemas di dalam dus saat dilakukan penggeledahan.

“Saya suruh duduk, terus saya geledah. Saya buka ternyata miras. Totalnya 925 botol miras jenis arak Bali kemasan 600 ml,” ujar AKP Anang.

Berdasarkan pengakuan RA, 19 dus berisi miras itu diangkut dari Jalan Cargo Permai, Denpasar.

“Ia berdalih tidak mengetahui jika dus titipan seseorang tersebut berisi miras,” lanjut AKP Anang.

Setelah dipastikan kebenarannya, Kanit Turjawali bersama tim segera mengamankan tersangka beserta barang bukti untuk dibawa ke Polres Mojokerto Kota guna penyidikan lebih lanjut.(sya/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?