Polres Jombang Gagalkan Pengiriman 450 Botol Arak Bali

Barang bukti miras yang berhasil digagalkan Polres Jombang.(Dokumen Polres Jombang)
Barang bukti miras yang berhasil digagalkan Polres Jombang.(Dokumen Polres Jombang)

Jombang, blok-a.com – Polres Jombang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayahnya.

Upaya ekstra yang dilakukan melalui pemantauan membuahkan hasil dengan digagalkannya pengiriman miras jenis arak bali di Kota Santri ini.

“Pada Senin 24 Juni 2024, sekira jam 13.00 WIB kami berhasil menggagalkan pengiriman miras arak bali sebanyak 450 botol kemasan 600 ml,” kata Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasatsamapta IPTU Ahmad Aly Efendi, Senin (24/6/2024).

Ia mengungkapkan penindakan itu dilakukan setelah tim tipiring menerima laporan dari masyarakat terkait adanya indikasi pengiriman miras ke Kabupaten Jombang melalui kendaraan ekspedisi.

“Kami melaksanakan pemantauan pengiriman miras melalui ekspedisi roda empat. Dengan dilakukan penggeledahan dan ditemukan arak bali tersebut,” jelasnya.

Selain menyita 450 botol miras arak bali, Aly menyebut anggota Satsamapta juga mengamankan satu orang pria bernama Budiman (36) warga Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

“Pelaku dan barang bukti kami bawa ke kantor Satsamapta guna proses lebih lanjut,” katanya.

Iptu Aly menegaskan penjual minuman beralkohol melanggar Pasal 7 Ayat 1 Perda Kabupaten Jombang No 16 Tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

“Kami memastikan operasi miras akan terus berlanjut dengan pemantauan terhadap peredaran miras ilegal, terutama apabila mendapati laporan masyarakat akan kita tindak lanjuti dengan cepat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Jombang Iptu Kasnasin mengimbau seluruh warga agar peduli dengan Jombang yang identik dengan kota santri dan banyaknya pondok pesantren besar.

Kepedulian itu diharapkan melalui informasi kepada polisi tentang adanya peredaran miras.

“Polisi pasti akan menindak tegas dan kita harapkan bersama Jombang bebas dari miras karena dampaknya sangat dahsyat merusak mental generasi penerus bangsa,” ujarnya.

“Di Kabupaten Jombang ini juga ada aturan perda miras, maka harus zero miras. Kami imbau para orang tua yang mengetahui anaknya pada jam 22.00 WIB belum pulang agar dicari. Jangan sampai terlibat pada kejahatan jalanan atau mabuk-mabukan,” imbaunya.

Dengan tindakan tegas dari Polres Jombang, diharapkan peredaran miras ilegal dapat diminimalisir, menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Jombang.(sya/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?