Penutupan Diktukba Polri Gelombang II/TA 2023, Ini Pesan Kapolda Jatim

Inspektur upacara kelulusan siswa Diktukba Polri Irjen Pol Imam Sugianto.(blok-a.com/Syahrul)
Inspektur upacara kelulusan siswa Diktukba Polri Irjen Pol Imam Sugianto.(blok-a.com/Syahrul)

Mojokerto, blok-a.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto bertindak selaku Inspektur upacara kelulusan dan penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri gelombang II Tahun Anggaran (TA) 2023 di Lapangan Tri Brata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/12/2023).

Sebanyak 841 siswa Diktukba Polri gelombang II TA 2023 mengikuti upacara penutupan, pengangkatan, penggajian, serta penempatan pertama siswa Diktukba Polri sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor Bep/1721/XII/2023.

Dalam sambutannya Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ketua Bhayangkari beserta pengurus Bhayangkari daerah Jawa Timur, Irwasda Polda Jatim, Ka SPN Polda Jatim beserta tenaga pendidikan di lingkungan Polri. Para pejabat utama Polda Jatim, Ka Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri, Walikota Mojokerto, Bupati Mojokerto, para Komandan Kesatuan TNI, Kapolres Mojokerto, Kapolres Mojokerto Kota, para remaja Bintara Polri dan semua undangan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim membacakan sambutan dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Angkatan 54 siswa Diktukba Polri yang diberi nama Satria Gupala untuk selanjutnya diambil sumpah janji Tri Brata Catur Prasetya sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Irjen Pol Imam Sugianto.

Dengan berakhirnya Pendidikan Pembentukan Tamtama dan Bintara Polri kali ini maka, Polri berhasil menambah personil golongan pangkat Bintara dan Tamtama sebanyak 15.419 orang.

Terdiri 14.771 Polisi laki-laki dan 648 Polisi Wanita, 13.226 Bintara Polisi tugas Umum, 500 Bintara Brimob, 100 Bintara Polisi Air, 1497 Tamtama Brimob, dan 96 Tamtama Polisi Air.

Program pendidikan ini menjadi aspek penting untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal melalui penambahan personil.

Diharapkan dengan penyebaran pelayanan publik semakin meningkatkan kehadiran polisi ditengah lingkungan sosial, akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, selaku Inspektur Upacara mengucapkan rasa terima kasih dan selamat kepada para Bintara dan Tamtama remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan selama 5 bulan di lembaga pendidikan Polri.

“Selaku Kepala lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, saya mengucapkan selamat kepada para Bintara dan Tamtama remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pembentukan selama 5 bulan di lembaga pendidikan Polri dengan baik. Sehingga menghantarkan saudara-saudari untuk dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi dua dan Bhayangkara dua,” ungkapnya.

Kapolda Jatim juga berpesan kepada lulusan angkatan 54 gelombang II TA 2023 yang sudah dilantik menjadi anggota Polri, agar bisa memberikan pengabdian kepada masyarakat. Menjaga kehormatan profesi, karena semua tutur kata dan perilaku akan menjadi tauladan bagi masyarakat.

“Mulai hari ini, pada diri saudara-saudari telah melekat identitas dan kehormatan profesi, serta tugas dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara. Setiap sikap, tutur kata, dan perilaku akan menjadi tauladan bagi masyarakat. Saya ucapkan kepada para orang tua, selamat atas keberhasilan putra-putrinya menjadi Bintara dan Tamtama Polri yang baru saja dilantik,” tuturnya.

“Doa dari bapak-ibu sekalian menjadi dorongan spiritual kepada putra-putri bapak-ibu dalam menjalankan tugas kepolisian untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum secara profesional,” lanjutnya.

Irjen Imam Sugianto menyampaikan, bahwa tugas Polri kedepan akan semakin berat dan kompleks. Kondisi ini dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis yang sangat pesat, ilmu pengetahuan, dan teknologi, dinamika politik menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2024 yang pentahapannya sudah dimulai pada tahun ini akan berpengaruh pada situasi Kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia.

“Terutama semakin berkembangnya dimensi kejahatan yang semakin canggih, dengan modus dan pola yang baru. Polri dituntut untuk melakukan langkah-langkah proaktif, melalui berbagai upaya pmtif, prefentif, atau melalui penegakan hukum. Sehingga kamtibmas bisa terus terjaga, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Harapan Kapolda kepada para Bintara dan Tamtama yang baru dilantik agar mampu memenuhi harapan masyarakat dengan berorientasi tugas demi kepentingan masyarakat berbasis pada hukum yang berkeadilan, menghormati hak asasi manusia, serta mengawal proses demokrasi.

Sebagai bekal melaksanakan tugas pengabdian Kapolda menyampaikan penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan, antara lain:

  1. Tingkatkan selalu keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setup langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara
  3. Pahami dengan baik dalam melaksanakan tugas yang diemban dengan sungguh-sungguh, penuh keikhlasan dan tanggungjawab
  4. Terus bekali kemampuan saudara-saudari dengan belajar dan terus belajar, karena sejatinya hidup itu merupakan pembelajaran yang panjang dan tidak pernah berhenti
  5. Senantiasa menjaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga dan institusi. Hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi Polri maupun pelanggaran pidana
  6. Bangun komunikasi positif dengan masyarakat, serta perkuat sinergi dan soliditas dengan rekan-rekan TNI, Pemerintah Daerah. Serta seluruh komponen bangs lainnya, guna memelihara stabilitas Kamtibmas yang kondusif.

(sya/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?