Kurun Waktu Dua Minggu, Polres Jombang Ungkap 12 Kasus Kejahatan

Polres Jombang.
Polres Jombang.

Jombang, blok-a.com – Dalam operasi yang berlangsung selama 15 hari, Polres Jombang berhasil mengungkap 12 kasus kejahatan yang terjadi di wilayah Kabupaten Jombang dan menangkap 17 orang tersangka.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasi Humas Iptu Kasnasin menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut dilakukan antara tanggal 15 hingga 30 Juni 2024.

Iptu Kasnasin merinci, dari 12 kasus yang diungkap, terdapat 3 kasus pencurian, 2 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 1 kasus penipuan atau penggelapan, 2 kasus pengeroyokan, 2 kasus penganiayaan, 1 kasus judi togel, dan 1 kasus judi online (judol).

“Selama 15 hari, Polres Jombang berhasil mengungkap 12 kasus dengan 17 orang tersangka berhasil kita amankan,” ungkap Iptu Kasnasin kepada wartawan pada Rabu (03/07/2024).

Dari 12 kasus yang diungkap, dua di antaranya adalah kasus pengeroyokan yang melibatkan kelompok perguruan silat.

Pengeroyokan pertama dialami oleh AES (22), warga Kecamatan Gudo, Jombang, pada Senin (17/06/2024).

Korban dikeroyok oleh tiga orang saat sedang memancing ikan di Sungai Bong Papak, Dusun Klepek, Desa Sukoiber, Kecamatan Gudo, yang menyebabkan korban mengalami patah tulang hidung, gigi berdarah, dan memar di wajah.

“Modusnya dendam pribadi serta tidak terima karena korban diduga rasis memakai kaos salah satu perguruan silat yang terpasang terbalik,” jelas Iptu Kasnasin.

Pengeroyokan kedua dialami oleh AP (23), warga Kecamatan Kesamben, Jombang, pada Minggu (30/06/2024). Kejadian terjadi saat korban bersama temannya pulang latihan silat di Desa Plandi, Kecamatan Jombang.

Saat membeli pentol di bawah Fly Over Peterongan sekitar pukul 02.30 WIB, korban diserang oleh rombongan perguruan silat yang berjumlah sekitar 10 orang.

Akibatnya, korban mengalami luka robek di mulut, tiga gigi atas patah, dan punggung kanan memar. Beruntung, satu pelaku berhasil diamankan warga dan dibawa ke kantor polisi.

Saat ini, dari 17 tersangka yang ditangkap, 15 tersangka telah ditahan di Rutan Mapolres Jombang, sementara dua tersangka lainnya tidak ditahan karena ancaman hukuman yang dihadapi di bawah lima tahun.

Polres Jombang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada serta aktif melapor jika mencurigai adanya tindak kejahatan.(sya/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?