Ki Purwa Heritage Festival 2024 Angkat Musisi Jalanan Naik Kelas

Penampilan para musisi jalanan di Ki Purwa Heritage Festival (KPHF) 2024.
Penampilan para musisi jalanan di Ki Purwa Heritage Festival (KPHF) 2024.

Jombang, blok-a.com – Ki Purwa Heritage Festival 2024 masih berlangsung, 5- 14 Juli 2024. Memasuki hari ke-4, sejumlah talent telah unjuk kebolehan termasuk musisi jalanan.

Mereka adalah musisi yang kerap tampil di pinggir jalan, pasar, terminal, dan ajang car free day.

Ki Purwa Heritage Festival (KPHF) 2024 mengajak mereka kolaborasi untuk terlibat dalam pengisi acara dengan performance yang dikemas apik.

Ketua Panitia Penyelenggara KPHF 2024, Isma Hakim Rahmat, musisi jalanan itu adalah status berangkatnya saja. Namun mereka pada dasarnya adalah musisi hebat.

Loyalitas dan komitmennya tinggi dan bagus. Untuk itu di dalam KPHF 2024 dan rencana 2025 akan selalu diajak agar kenaikan kelasnya semakin akseleratif.

“Tolong jangan dianggap remeh musisi jalanan. Mereka sebenarnya butuh tempat dan fasilitator, agar berkembang,” ujar Mas Hakim.

KPHF 2024 jadi ajang dipertemukannya para musisi jalanan untuk mengekspresikan diri secara total.

“Soal anggaran bagi mereka tentu bisa dirundingkan,” ujar Mas Hakim.

Sejumlah musisi jalanan yang berhasil terpilih dalam mengisi KPHF 2024 adalah Semanggi Surabaya Akustik dan Samudera Akustik Jombang.

“Apresiasi kepada teman-teman yang menyukseskan KPHF 2024 sehingga semarak dan meriah,” ujar Mas Hakim.

Pentolan musisi Semanggi Suroboyo, Ancha Maulana SH, mengaku bersyukur ada wadah tahunan untuk mereka berekspresi sehingga disaksikan seluruh dunia melalui Ki Purwa Heritage Festival 2024.

“Terima kasih, kami semua sanggup dan siap mendukung uri-uri budaya leluhur di acara ini. Kita akan terus berpartisipasi,” ujar Ancha.

Sementara itu, Sadaryan alias Ian, pemusik jalanan Samudera Akustik Jombang, merasa senang ada pihak yang mengapresiasi dirinya.

Dia bercerita bahwa Mas Hakim, Ketua KPHF 2024 menemukan dirinya di ajang Car Free Day (CFD) di depan Polres Jombang.

“Di situ kami berkenalan dan akhirnya gabung di KPHF 2024 yang luar biasa ini,” ujar Ian biasa disapa diantar calon istri.

Pria kelahiran Timor Timur ini memilih jalur musik meskipun ayahnya seorang Polisi aktif dan dia memiliki usaha Cafe di kawasan Pulo Jombang.

“Jalur anak kami berbeda yaa kita tidak menghalangi atau memaksa,” ujar ibu kandung Sadaryan saat mengantar, Senin (8/7/2024) pukul 20.00 WIB tadi malam.

Sekadar diketahui, di acara pembukaan 5 Juli 2024, dihibur musisi jalanan Semanggi Suroboyo. Musisi berjumlah 6 personel ini sering dipakai Khofifah Indar Parawansa mengisi berbagai acara kolosal.

Acara dihadiri Pj Gubernur Jatim diwakili Kabid Cagar Budaya Disbudpar Provinsi, Efi Wijayanti, Doktor Setyo Yanuartuti, peneliti Unesa, Kadisdikbud Pemkab Jombang diwakili Kasi Kebudayaan Anom Antono, sejumlah Ketua Sanggar Tari se Jombang, tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat.(lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?