Bojonegoro, blok-a.com – Dinas Pertanian memberi bantuan alat Combine Harvester padi, kepada dua kelompok tani (Poktan) Bojonegoro dan Tuban.
Dua Poktan penerima bantuan itu yakni Poktan Winih Aji VI, Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro dan Poktan Manunggal Jaya, Desa Leran, Kecamatan Senori, Tuban.
Menurut Matyanto, mantan Kepala Desa (Kades) Butoh, Bojonegoro, bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) Combine Harvester type Bimo 110 plus itu turun, setelah melalui pengajuan proposalnya pada Februari 2024.
“Sekitar Februari 2024, saya mengajukan proposal bantuan Alsintan melalui Ketum Komunitas Purnabakti Kades seluruh Indonesia (Kompakdesi) DPD Jawa Timur, HR Ghozali Dwianto, SE,” ujarnya, Selasa (5/11/2024).
Dari HR Ghozali Dwianto, proposal dilewatkan melalui Freddy Purnomo, anggota DPRD Provinsi Jatim.
Sehingga melalui Freddy Poernomo dari Partai Golkar ini, bantuan Alsintan bisa terealisasi.
Dengan bantuan alat pertanian ini, Poktan dan anggota Kompakdesi Bojonegoro diharapkan akan lebih berdaya.
“Dari hasil pemanfaatan alat mesin pertanian itu, akan kami kelola bersama dengan Poktan. Baik untuk kas organisasi Kompakdesi maupun Poktan dengan perhitungan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPD Kompakdesi Jatim, HR Ghozali Dwianto, mengakui sangat mengapresiasi gerak cepat Freddy Poernomo dalam memperjuangkan usulan Kompakdesi Bojonegoro.
“Padahal kami baru ajukan usulan bantuan pada Februari 2024, dan awal November sudah terealisasi. Semua atas bantuan Pak Freddy Poernomo, anggota Komisi A DPRD Jatim,” ucapnya.
Ghozali lantas meminta agar Poktan memelihara dan memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya.
Kepada kelompok penerima, diminta agar Alsintan ini tidak dipindahtangankan atau diperjualbelikan. Namun, harus dipelihara dan dimanfaatkan yang baik.
“Tentu dengan adanya alat ini, otomatis dapat mempermudah petani dalam melakukan panen, dan menghemat biaya,” ujar Ghozali. (fah/kim)





Media Sosial