Jelang Mudik Lebaran 1445 H, Polres Mojokerto Kota Gencar Patroli di SPBU

Polres Mojokerto Kota menggelar patroli BBM di sejumlah SPBU.
Polres Mojokerto Kota menggelar patroli BBM di sejumlah SPBU. (Dok. Polres Mojokerto Kota)

Mojokerto, blok-a.com – Untuk memastikan pelayanan masyarakat terbebas dari kecurangan penjual Bahan Bakar Minyak (BBM), Polres Mojokerto Kota melakukan pengecekan stok bahan bakar di sejumlah SPBU.

Pengecekan dilaksanakan untuk melindungi masyarakat dari kecurangan, terutama saat akan mudik lebaran.

Tiga SPBU yang beroperasi di wilayah Kecamatan Jetis, menjadi sasaran pengecekan kali ini, yakni, SPBU Perning, SPBU Kenongo, dan SPBU Ngabari.

Rencananya, pemeriksaan SPBU akan dilaksanakan setiap hari. Mulai dari stok BBM, dan akurasi takaran mesin pompa SPBU, untuk menghindari kecurangan tersebut.

Kapolsek Jetis, Kompol Nanang Sujianto, mengatakan, awalnya polisi hanya mengecek stok BBM.

Kemudian memeriksa takaran pada masing-masing mesin pompa, serta kemungkinan BBM tercampur air.

Hasilnya tidak ada kecurangan, semua takaran mesin pompa BBM tepat.

“Untuk wilayah Polsek Jetis, belum kami temukan kecurangan takaran maupun BBM yang tercampur air. Selain itu, stok BBM di setiap SPBU juga aman,” ungkap Kompol Nanang.

Pemeriksaan oleh Polsek Jetis merupakan langkah awal Polres Mojokerto Kota mengontrol semua SPBU di wilayah hukumnya.

Menurut Nanang, pemeriksaan pompa bensin bakal digelar rutin.

Pengecekan ini untuk menjamin stok BBM aman, serta melindungi masyarakat dari kecurangan takaran, bahan bakar yang tercampur air, maupun pemalsuan BBM. Terlebih lagi selama arus mudik lebaran yang akan berlangsung akhir pekan depan.

Kompol Nanang pun mengimbau para pengusaha SPBU tidak mengutak-atik takaran di mesin pompa BBM, serta menjamin bahan bakar tidak tercampur air maupun kontaminasi lainnya.

“Kami tidak segan-segan memberikan sanksi tegas, seperti penyegelan, pidana, hingga denda bagi SPBU yang ditemukan mencurangi meteran,” tegasnya.

Kompol Nanang menambahkan, pihaknya juga melakukan patroli dialogis terhadap semua SPBU di wilayahnya.

Dialog menjadi strategi persuasif untuk mengajak para pengelola pompa bensin menghindari penimbunan BBM.

“Patroli dialogis untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di SPBU, seperti penimbunan BBM atau antrean panjang yang berpotensi menimbulkan keributan,” pungkasnya.(sya/lio)