Gus Barra Resmikan Penyaluran Bahan Pangan di Mojokerto, 156 Ribu Warga Terima Beras & Minyak

Bupati Mojokerto Gus Barra saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembukaan penyaluran bantuan pangan di balai desa Ngastemi (blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Bupati Mojokerto Gus Barra saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembukaan penyaluran bantuan pangan di balai desa Ngastemi (foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, Blok-a.com – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan (Bapang) berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto. Peluncuran perdana dilakukan di Balai Desa Ngastemi, Kecamatan Bangsal, Kamis (2/4/2026).

Dalam sambutannya, Gus Barra menyampaikan bahwa program ini merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama pasca Lebaran.

“Penyaluran ini untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng yang belakangan masih relatif tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total penerima bantuan pangan di Kabupaten Mojokerto mencapai 156.513 orang yang tersebar di seluruh wilayah. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.

Namun, karena penyaluran kali ini mencakup alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Maka bantuan yang diterima sekaligus berjumlah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Khususnya kelompok desil 1 hingga desil 5 atau kategori kesejahteraan terendah.

“Data penerima bersumber dari Dinas Sosial yang dihimpun dari desa, kemudian diverifikasi hingga ke tingkat pusat. Jika ada data yang tidak sesuai, masyarakat bisa melapor untuk dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Gus Barra berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Serta membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menyampaikan bahwa program bantuan pangan ini merupakan penugasan langsung dari pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Melalui Badan Pangan Nasional, kami ditugaskan untuk menyalurkan bantuan pangan sebagai upaya memperkuat cadangan pangan pemerintah, menjaga stabilitas pasokan, serta meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Secara nasional, program ini menyasar sebanyak 33.244.408 penerima. Adapun di Kabupaten Mojokerto, jumlah penerima mencapai 156.513 orang.

Untuk wilayah Kecamatan Bangsal tercatat sebanyak 6.827 penerima, sementara khusus Desa Ngastemi sebanyak 514 penerima bantuan.

Muhammad Husin menambahkan, bantuan ini diharapkan mampu menekan pengeluaran masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami berharap bantuan ini dikonsumsi langsung oleh penerima dan tidak diperjualbelikan,” tegasnya.

Dengan dimulainya penyaluran bantuan pangan ini, pemerintah berharap stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah tantangan ekonomi global. (sya/ova)