Polres Mojokerto Gelar Razia Knalpot Brong di Tengah Persiapan Pilkada 2024

teks: Razia gabungan di depan Polsek Pacet Sabtu malam.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Polsek Pacet, bersama dengan Polres Mojokerto dan beberapa instansi terkait, menggelar razia sepeda motor berknalpot brong pada Sabtu malam (5/10/2024). Razia ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Mojokerto.

Razia yang dimulai pukul 21.30 WIB ini digelar di depan Mapolsek Pacet, Jalan K. Hayam Wuruk No. 26. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Polsek Mojosari, Polsek Kutorejo, Satpol-PP, TNI, Denpom, Garnisun, serta Dishub. Razia berakhir pada pukul 22.30 WIB dengan hasil penindakan terhadap 60 sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.

Kapolsek Pacet AKP Agus Setiawan menjelaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menciptakan kondisi aman selama masa kampanye Pilkada.

“Kegiatan malam ini rutin dilaksanakan, kebetulan ada dua titik razia yaitu di Polsek Pacet dan Polsek Trawas. Sasaran utama kami adalah knalpot brong, senjata tajam, dan narkoba,” ujar AKP Agus.

AKP Agus juga menambahkan bahwa razia kali ini banyak menindak pengendara yang berasal dari luar Mojokerto, terutama wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pacet pada malam Minggu.

“Kami hanya melakukan razia selama satu jam, namun sudah menjaring 60 kendaraan yang memakai knalpot brong. Ini menunjukkan bahwa suara knalpot bising sangat mengganggu masyarakat, terutama yang sedang berwisata di Pacet,” imbuhnya.

Seluruh kendaraan yang terjaring akan dikenakan penindakan tilang. Pemilik kendaraan diwajibkan mengganti knalpot yang sesuai standar sebelum mengambil kendaraan mereka di bagian lalu lintas Polres Mojokerto.

Razia ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama yang merasa terganggu dengan kebisingan knalpot brong. Polisi juga berencana untuk melaksanakan razia secara rutin setiap akhir pekan, terutama pada malam Minggu yang sering kali ramai dengan pengunjung dari luar daerah.

Pada razia sebelumnya, yang digelar Jumat malam, polisi berhasil mengamankan 30 kendaraan dalam waktu 1,5 jam.

“Kemarin, kami juga melakukan razia dan mengamankan 30 kendaraan dengan knalpot brong. Malam ini ada peningkatan jumlah kendaraan yang ditindak karena malam Minggu memang lebih ramai,” kata AKP Agus.

Razia ini diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh AKP Agus Setiawan. Apel tersebut melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Satlantas Polres Mojokerto, TNI, Satpol PP, dan Dishub.

Razia difokuskan pada titik-titik keramaian dan bertujuan mencegah tindak kriminal, seperti kepemilikan senjata tajam, narkoba, pelanggaran surat kendaraan, serta penggunaan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, seperti knalpot brong.

Kapolsek Pacet, AKP Agus, menyampaikan bahwa razia ini adalah bagian dari upaya cipta kondisi menjelang tahapan Pilkada Serentak 2024.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada. Selain itu, kami mengimbau warga untuk menghargai perbedaan pendapat politik serta menghindari tindakan yang melanggar hukum,” tegas AKP Agus.

Patroli KRYD ini diharapkan dapat mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menciptakan situasi yang kondusif selama tahapan Pilkada berlangsung. (sya/bob)