Maulid Nabi Muhammad SAW Diperingati Senin Besok, Ini Ini Sejarahnya Diperingati di Indonesia


Blok-a.com – 12 Rabi’ul Awwal dalam tanggalan Islam yang bertepatan dengan tanggal 16 September 2024 besok seluruh umat muslim memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Satu-satunya Rosul yang diutus Allah paling terakhir.

Kelahiran Nabi Muhammad itu seakan memberikan peringatan akan datangnya kehancuran bagi kebatilan.

Di sisi lain, kelahiran Nabi adalah kabar gembira bagi pembawa kebaikan.


Kota Makkah yang sebelumnya kekeringan, namun menjelang kelahiran Nabi menjadi hijau subur. Makkah diguyur hujan lebat, tumbuhannya menghijau dan pepohonannya menjadi rimbun.

Nabi Muhammad SAW lahir di Makkah pada hari Senin tanggal 12 Rabi’ul Awwal atau bertepatan dengan tanggal 20 April 571 M. Nabi Muhammad merupakan putra dari seorang ayah bernama Abdullah. Ibunya bernama Aminah.

Namun Abdullah meninggal saat Nabi berada dalam kandungan, akhirnya Nabi pun lahir tanpa seorang Ayah.

Ketika Nabi masih berada di dalam kandungan, banyak keajaiban-keajaiban yang terjadi, seperti dibukanya pintu surga firdaus, musnahnya tentara pasukan gajah, dunia disinari cahaya yang cerah, dan tanah-tanah yang tadinya kering menjadi subur.

Pohon-pohon kayu berdaun rimbun dan berdaun lebat.

Pada saat Nabi usia 6 tahun Ibunya yang bernama Aminah meninggal dunia karena sakit. Akhirnya Nabi pun diasuh oleh kakeknya yang bernama, Abdul Muthalib. Tapi kekeknya hanya bisa merawatnya selama dua tahun, hingga ia tutup usia pada tahun 578 M. Setelah ditinggal kakeknya, Nabi Muhammad diasuh oleh pamannya, Abu Thalib, yang juga merupakan ayah dari Ali.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia, dirayakan secara luas di seluruh nusantara. Salah satu perayaan Maulid yang terkenal adalah Maulid Nabi di Keraton Yogyakarta sebuah festival grebeg mulud dan miyos gongso yang diselenggarakan sebagai bentuk syukur atas kelahiran Nabi.

Selain itu, banyak daerah yang memiliki tradisi Maulid lokal, seperti Muludan di Jawa dan Maulid Akbar di Aceh.

Bentuk pelaksanaan Maulid di berbagai wilayah berbeda-beda dalam bentuk dan cara pelaksanaannya. Di beberapa wilayah, Maulid dirayakan dengan mengadakan ceramah agama, pembacaan sejarah hidup Nabi (sirah), pembacaan puisi atau syair yang berisi pujian kepada Nabi serta ada acara doa bersama.

Secara keseluruhan, Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan perayaan yang berperan penting dalam kehidupan sosial dan spiritual umat Islam di banyak negara. Meski dipandang berbeda oleh sebagian kalangan, Maulid tetap menjadi momen untuk mengingat dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad sebagai pembawa risalah Islam yang penuh kasih, hikmah, dan kebaikan.


Penulis: Anwar Arya