Sidoarjo, blok-a.com – Visi ‘Mbangun Deso Noto Kutho’ terus disuarakan Khulaim Junaidi, bakal calon kepala daerah yang diusung partai PAN pada Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2024 mendatang.
Visi tersebut turut disampaikan di hadapan ratusan tokoh dan anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo, dalam kegiatan komunikasi interaktif Ngobrol Gayeng Bareng Cak Khulaim di Fave Hotel, Minggu (21/7/2024).
Dirinya menyatakan akan terus berkomunikasi dengan segala elemen masyarakat Sidoarjo melalui program Ngobrol Gayeng Bareng Cak Khulaim.
“Saya siap dan terbuka bagi siapa saja untuk menyampaikan gagasan dalam membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik lagi,” ujarnya.
“Termasuk dari ibu-ibu pengurus dan Kader Muslimat Sidoarjo sebagai keterwakilan perempuan dalam pilar pembangunan,” papar Khulaim Junaidi, yang juga anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) dalam sambutannya.
Dijelaskannya, usai mendapat rekom dai DPP PAN sebagai Cabup Sidoarjo pada Pilkada 2024, salah satu konsep program yang ingin diwujudkan yakni Mbangun Deso Noto Kutho.
“Akselerasi program Mbangun Deso Noto Kutho dalam kontek pembangunan menjadi hal dasar mewujudkan pemerataan pemenuhi kebutuhan desa. Untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Sidoarjo secara menyeluruh,” terangnya.
Mbangun Deso akan berfokus pada peningkatan ekonomi melalui konsep pemberdayaan dan kemitaan yang akan menjadikan desa menjadi mandiri. Baik memberdayakan sumber daya manusia maupun sumber daya alam sebagai potensi kearifan lokal.
“Sedangkan Noto Kutho sebagai tata kota yang terintegrasi, kesinambungan dan berjangka panjang, bersih, rapi dan teratur, pemerataan, ekspansi tingkat keramaian dan menciptakan sentra ekonomi baru,” papar Khulaim.
Sedangkan program lain yang tak kalah penting untuk menjadi perhatian yakni di sektor Pendidikan dan Kesehatan.
Selain gaji guru dan sekolah murah gratis, masalah kesehatan yang terfasilitasi dengan mudah dan cepat akan kita prioritaskan.
“Namun semua pasti butuh anggaran, maka kita harus konsentrasi meningkatkan pendapatan daerah secara maksimal,” tuturnya.
Khulaim juga menambahkan, alokasikan anggaran Rp10 juta hingga Rp20 juta untuk setiap RT yang ada di Sidoarjo juga bisa diwujudkan.
Mengingat ada penambahan PAD sekitar Rp500 miliar dari bagi hasil pembayaran pajak kendaraan bermotor dari Pemprov Jatim yang dapat dialokasikan untuk penunjang kebutuhan RT.
“Dari pembayaran pajak kendaraan bermotor, melalui pogram kemitraan, BUMDes pada masing-masing desa di Sidoarjo ke depan bisa kita berdayakan dalam menerima pembayaran pajak kendaraan bermotor. karena itu juga peluang menambah pendapatan BUMdes,” pungkasnya.
Sementara itu, Hj Farida salah satu tokoh MUslimat Sidoarjo yang hadir mengaku sangat mengapresiasi terkait paparan program yang di sampaikan Calon Bupati Sidoarjo, H. Khulaim Junaidi.
Ke depan kabupaten Sidoarjo membutuhkan figur yang visioner untuk membawa perubahan yang lebih baik.
Dirinya juga berterima kasih atas perhatian pak Khulaim yang sudah memberikan perhatian dalam bentuk bantuan kepada Muslimat di Ngampelsari.
“Bantuan dari H Khulaim sudah kami manfaatkan, semoga Allah SWT mengabulkan semua keinginan H Khulaim Junaidi dalam membangun Sidoarjo,” katanya. (fah/lio)
