Mojokerto, blok-a.com – Calon legislatif Muhammad Habibur Rochman, putra KH Asep Syaifudin Chalim pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Ammanatul Ummah, Pacet, dipastikan dilantik menjadi senator di Senayan.
Perolehan suaranya tertinggi di daerah pemilihan (Dapil) Jatim 8, meliputi Mojokerto raya, Jombang, Nganjuk dan Madiun raya, sebanyak 136.000.
Gus Habib yang berangkat dari Partai NasDem ini bersyukur melihat perolehan suaranya melebihi 100 ribu.
“Dua hari lalu saya pastikan perolehan suara di Mojokerto sudah di atas 100 ribu. Jika digabung daerah Dapil 8, lebih dari 110 ribu,” ungkapnya.
Adik kandung dari Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra ini mengaku dibantu relawan saat sosialisasi ke bawah.
Khusus wilayah di luar Kabupaten Mojokerto dalam Dapil 8, diakui hanya sampai kecamatan tidak sampai ke tingkat RT.
“Kita berbagi wilayah dengan caleg lain di Nganjuk dan Madiun. Alhamdulilah. Satu tahun ini saya turun ke 304 desa se Mojokerto, ketemu masyarakat terbawah,” ujarnya.
Suaranya di Kabupaten Mojokerto menjadi bagian dari strategi untuk meraup suara di Pemilu 2024 karena ingin memaksimalkan potensi Mojokerto.
“Saya tidak terlalu menampilkan APK seperti di Jombang, Nganjuk, Madiun tidak banyak banner saya tapi saya lebih turun ke desa-desa untuk Mojokerto. Saya membentuk tim sampai RT, berjenjang sampai atas,” katanya.
Gus Habib mengakui nama besar Gus Barra (Wabup Mojokerto, red). Dia tak menampik elektabilitas Gus Barra dan popularitas ayahnya, KH Asep Saifuddin Chalim turut menyumbang perolehan suaranya.
Namun menurutnya, ia lebih dulu terjun ke dunia politik dibanding kakaknya tersebut.
“Saya sudah terjun ke politik duluan, saya memang suka dengan sosial politik. Setahun saya turun langsung sosialisasi ke masyarakat di Mojokerto. Saya berkunjung ke 304 desa bertemu masyarakat, jarang teman-teman di DPR RI melakukan ini,” tuturnya.
Dia sosialisasi di bidang pendidikan. Dia berandai, dan bercita-cita agar rakyat di dapil 8 bisa mengenyam pendidikan tinggi.
Semisal melalui Program Indonesia Pintar (PIP) salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“Nanti kita ditempatkan komisi berapa semoga tidak jauh dari bidang Komisi X bidang pendidikan, riset, olahraga dan kepariwisataan. Karena pencalonan DPR RI ini bukan untuk kepentingan pribadi saya,” ucapnya.
Namun, bapak tiga anak ini mencalonkan sebagai anggota DPR RI untuk kemaslahatan dan memberi manfaat kepada masyarakat terutama di Dapil Jatim VIII.(kim)






Media Sosial