Gresik, blok-a.com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan atau bullying terhadap seorang remaja perempuan viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi di area GOR Tridarma, Petrokimia Gresik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.
Video berdurasi 42 detik itu diunggah oleh akun Instagram @inces.cns dengan keterangan, “Ojok ngelamak ngelamak karo mbk iku rek ati-ati di gruduk.”
Dalam video tersebut, korban terlihat menangis kesakitan setelah mendapat tamparan dan tendangan dari dua remaja perempuan, salah satunya berambut pirang.
Korban yang memakai kaos lengan panjang hitam dan celana panjang putih terlihat tidak bisa melawan saat pelaku melakukan tindakan tersebut.
Unggahan ini memicu ribuan komentar dari warganet. Salah satu komentar menyuarakan keprihatinan mendalam.
“Pie iki Gresik semakin menjadi, sek cilik wes wani kekerasan, pembulian, pengancaman. Tolong kesadarane podo-podo menungso gak usah sok-sokan atek nganu anak e wong. Korban sampek nangis nggk karuan (sangking kelaran) (Masih kecil sudah berani kekerasan pembulian. Tolong kesadarannya sama-sama masusia jangan sok menyakiti anak orang. Korban sampai nangis kesakitan) LOKASI GOR TRIDARMA PETROKIMIA GRESIK,” tulis akun @inces.cns.
Komentar serupa datang dari akun @najmafalachiyah, yang menulis, “Alah alah isin isini Gresik ya ampun (malu-maluin Gresik).“
Akun @tiyowahyudi berkomentar sambil menandai akun Ipda Purnomo, polisi yang kerap membuat konten tentang penyelamatan ODGJ. “@purnomopolisibaik pak Pur pasien jenengan ucol (pasien bapak lepas),” tulisnya.
Sementara itu, akun @utramenmabukciu mengklaim salah satu pelaku dalam video tersebut adalah tetangganya.
Kejadian ini telah menarik perhatian pihak kepolisian. Kapolsek Gresik Kota, Iptu Suharto, membenarkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.
“Iya benar, masih kami lakukan penyelidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi blok-a.com, Senin (18/11/2024).
Meski begitu, Iptu Suharto mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Gresik Kota terkait kejadian tersebut.
“Tapi pihak kami masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (ivn/lio)
