Mojokerto, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Bypass, Mojokerto. Kali ini bus Sugeng Rahayu menabrak truk Fuso bak panjang yang berada di depannya, Sabtu pagi (2/3/2024), pukul 05.30 WIB.
Insiden tersebut tepatnya terjadi di KM 47, masuk Desa Lengkong, Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Truk Fuso Izusu bak panjang, warna putih nopol B 9038 QK, dikemudikan oleh Nuyulul Arofat (38), warga Dusun/Desa Semawor, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri.
Sedangkan Bus Sugeng Rahayu dengan nopol W 7496 UP dikemudikan oleh, Awaludin (32), warga Dusun/Desa Gempol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.
Bus Sugeng Rahayu dan truk fuso tersebut berjalan beriringan dengan truk lain yang tidak diketahui identitasnya dari arah selatan ke utara.
Posisi pada saat kejadian, truk tanpa identitas tersebut berada di paling depan, diikuti truk fuso, dan bus Sugeng Rahayu di paling belakang.
Sesampainya di lokasi, truk paling depan mendadak berhenti karena lampu menyala merah. Alhasil, truk fuso tak sempat mengerem dan menabrak truk yang tidak diketahui identitasnya tersebut. Disusul bus Sugeng Rahayu yang menabrak di posisi paling belakang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J. Wihandoko, saat dihubungi blok-a.com menjelaskan, kecelakaan ini melibatkan 3 kendaraan. Namun kendaraan yang paling depan melarikan diri.
“Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan tiga kendaraan saat kondisi jalan ramai, dua kendaraan truk dan satu kendaraan bus yaitu, PO Sugeng Rahayu. Ada dua kendaraan yang rusak bagian depannya yaitu truk Fuso warna putih dan bus Sugeng Rahayu, karena sama-sama menabrak kendaraan di depannya,” ungkapnya.
“Kendaraan truk paling depan tidak diketahui identitasnya melarikan diri saat lampu menyala hijau,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, Sopir bus Sugeng Rahayu mengalami luka lecet dan sudah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kerugian materi.
Petugas yang datang ke lokasi melakukan olah TKP dan mengevakusi kendaraan.
Pantauan blok-a.com, kemacetan panjang sempat terjadi sebelum kendaraan dievakuasi, yaitu sekitar 1 kilometer dari arah selatan, sampai Sekar Putih dan terus mengekor.
Apalagi di jalur tersebut ada perlintasan kereta api yang rawan juga terjadi kemacetan.(sya/lio)
