Pasuruan, blok-a.com – Ledakan dahsyat diduga bom ikan menghancurkan tiga rumah warga di Kampung Tegalpongo, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jumat (10/5/2024) pukul 21.12 WIB.
Saking kerasnya suara, warga sekampung heboh dan berhamburan keluar rumah.
Ledakan diduga berasal dari sebuah gudang milik Achmad, biasa disebut Mad Cung. Kondisi gudang tersebut kini rusak parah.
Data yang dihimpun blok-a.com, ledakan diduga kuat berasal dari penggunaan bom ikan atau bondet.
Situasi begitu mencekam. Belum jelas berapa korban nyawa akibat kejadian ini. Namun ditemukan beberapa potongan tubuh manusia.
Hal itu diungkap anggota kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan penyelidikan.
Menurut saksi mata, Zailani (34) dan Mujaidin (45), ledakan tersebut sangat keras, dan suaranya terdengar saat mereka sedang berada di depan rumahnya.
Identitas korban yang meninggal masih dalam proses identifikasi, dan Tim Jihandak Brimob telah melakukan sterilisasi awal di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim, menyatakan bahwa potongan tubuh ditemukan tidak hanya di dalam gudang tetapi juga tersebar di luar area rumah.

“Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait sumber dan penyebab ledakan. Kami telah mengumpulkan bukti dan kesaksian dari sejumlah saksi. Kepada masyarakat kami meminta untuk tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada pihak berwajib untuk melakukan tugasnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Rudy Hidajanto via WhatsApp, Sabtu (11/5/2024) dini hari.
Pantauan di lokasi sejumlah masyarakat dan saksi melaporkan bahwa ledakan terdengar sangat keras dan menimbulkan getaran yang bisa dirasakan sampai beberapa blok jauhnya.
“Saya dan keluarga sedang bersiap untuk tidur ketika tiba-tiba saja rumah kami seperti diguncang. Semua jadi kacau, dan kami hanya bisa menyelamatkan diri,” kata Zailani, salah satu pemilik rumah yang rusak.
Kerusakan yang dialami meliputi rumah milik Zailani (34), Mujaidin (45), dan Achmad (48).
Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan serupa yang disebabkan oleh penggunaan bom ikan, yang selain ilegal juga sangat berbahaya.(rah/lio)






Media Sosial