Sah! Empat Pimpinan Definitif DPRD Gresik Periode 2024-202 Resmi Dilantik

Rapat paripurna pelantikan Empat Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Definitif, di Gedung Dewan, Senin (7/10/2024).
Rapat paripurna pelantikan Empat Pimpinan DPRD Gresik Periode 2024-2029 Definitif, di Gedung Dewan, Senin (7/10/2024).

Gresik, blok-a.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda peresmian pengangkatan pengucapan sumpah/janji pimpinan DPRD Gresik masa jabatan 2024-2029 di Gedung Dewan, Senin (7/10/2024).

Empat pimpinan DPRD Kabupaten Gresik yang dilantik yakni Muhammad Syahrul Munir (PKB) sebagai ketua DPRD Gresik. Kemudian Ahmad Nurhamim (Golkar), Lutfi Dhawam (Gerindra) dan Mujid Riduan (PDIP) masing-masing sebagai wakil ketua.

Setelah diambil sumpah jabatan, Mereka akan langsung bekerja menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Agenda-agenda besar sudah menanti di depan mata.

Syahrul meminta dukungan anggota DPRD dan semua komponen masyarakat dalam menjalankan tugas.

“Kami akan laksanakan sesuai tahapan dan regulasi yang ada, baik itu pembentukan AKD (Alat Kelengkapan Dewan), tatib (Tata Tertib) hingga pembahasan KUA-PPAS 2025,” ujar Syahrul Munir.

AKD yang harus segera dibentuk meliputi susunan komisi-komisi, Badang Anggaran, Bapemperda, Banmus dan lainnya. Kemudian pengesahan tatib baru untuk periode 2024-2029.

Terkait KUA-PPAS APBD 2025 juga menjadi agenda besar terdekat yang harus diselesaikan. Karena sesuai regulasi plot anggaran tahun depan itu harus digedok atau disahkan maksimal November, bulan depan.

“Kita akan coba mengevaluasi APBD 2024, kalau sehat maka tentu 2025 bahan proyeksi yang baik. Kalau ada kendala, tentu menjadi perhitungan dan berpengaruh untuk anggaran tahun depan,” imbuhnya.

Untuk APBD 2025, pihaknya mendorong realisasi pendapatan dan belanja yang rasional. Kolektif kolegial terkait program yang menjadi prioritas.

“Kami akan mengawal agar APBD sehat dan ujungnya adalah membawa kesejahteraan untuk masyarakat Gresik,” tandas politisi muda PKB tersebut.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengajak para pimpinan DPRD yang baru dilantik dan semua anggota DPRD agar terus mewujudkan sinergitas yang sudah terbangun selama ini.

“Hubungan kemitraan antara DPRD dan kepala daerah bersifat check and balances. Dengan pola ini, kita dapat memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan dengan efektif dan berkesinambungan,” ujar Plt Bupati.

Lebih lanjut, Plt Bupati menegaskan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam tiga fungsi utamanya, yaitu legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Sebagai regulator, DPRD bersama pemerintah daerah menetapkan berbagai kebijakan, termasuk APBD, yang tentunya harus sesuai dengan aturan perundang-undangan. DPRD juga berperan dalam mengawasi progres kinerja program-program daerah, apakah program tersebut dapat ditingkatkan atau perlu disesuaikan sesuai evaluasi yang berlaku,” jelasnya.

Mujid Riduan menyampaikan, setelah dilantik langsung melakukan sejumlah kegiatan antara lain rapat untuk pembentukan AKD.

Lutfi Dawam juga menuturkan, bahwa DPRD Gresik siap mengawal program-program pemerintah.

“Untuk anggaran yang telah disepakati akan kami kawal,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Nurhamim menambahkan, ada 3 agenda besar yang akan dibahas setelah empat pimpinan DPRD Gresik periode 2024-2029 difinitif dilantik.

“Yaitu, RAPBD 2025, progam legislasi daerah (Prolegda) tahap 2, dan Bapemperda,” pungkasnya.(ivn/lio)

Exit mobile version