Sumenep, blok-a.com – Bupati Achmad Fauzi menjadikan event Madura Night Vaganza tahun 2024, sebagai instrumen media promosi kesuksesan pembangunan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur selama dipimpinnya.
Menurut Bupati Achmad Fauzi, Madura Night Vaganza tahun 2024 merupakan cerminan dari kegiatan pembangunan yang sudah dicanangkan Pemkab Sumenep, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Tidak hanya itu, Madura Night Vaganza merupakan saluran bagi masyarakat luar untuk dapat mengetahui informasi-informasi kebijakan yang sudah susun oleh setiap (OPD). Sehingga masyarakat luas ikut terlibat melakukan pengawasan dari setiap kebijakan yang sudah disusun.
“Madura Night Vaganza sebagai upaya menginformasikan kepada masyarakat tentang hasil pembangunan dan berbagai inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” katanya saat pembukaan, Kamis (05/09/2024) malam.
Hal ini tentu senada dengan prinsip-prinsip asas umum pemerintahan yang baik atau good government.
Pihaknya menegaskan komitmennya, melibatkan masyarakat pada setiap pembangunan bukan hanya pada saat penyusunan kebijakan melainkan setelah implementasi.
Dari sana, Pemkab Sumenep dapat mengukur, sejauh mana kesuksesan inovasi kebijakan memiliki dampak terhadap masyarakat.
Tidak hanya itu, Madura Night Vaganza juga sebagai media promosi potensi produksi dan hasil kerajinan masyarakat. Karena setiap kecamatan memiliki potensi yang harus mendapat kesempatan sarana untuk mengembangkan pemasarannya.
Apalagi acara ini juga melibatkan pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatannya dengan menyajikan kuliner unggulannya.
“Pemerintah daerah berupaya untuk mengembangkan produk unggulan kecamatan, agar potensi produksi di setiap Desa bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” terangnya.
Peserta Madura Night Vaganza (Pameran Pembangunan) diikuti sebanyak 70 stand, terdiri dari Dinas, Badan, Kantor, Sekretariat Pemerintah Kabupaten Sumenep dan DPRD Sumenep, Kecamatan, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan UMKM.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan ini juga berharap, event ini dapat merekatkan setiap Aparat Negeri Sipil (ASN) dalam membangun hubungan kerja, sehingga terdapat harmonisasi ketika melakukan kerja pengabdian kepada masyarakat.
“Madura Night Vaganza menjadi spirit lebih merekatkan semangat bekerja sekaligus meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat untuk memajukan Kabupaten Sumenep lebih baik,” pungkasnya. (dan/lio)
