Pasuruan, blok-a.com – Fasilitas umum sarana informasi videotron di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan, yang mati pletes, mendapat tanggapan Wakil Wali Kota (Wawali) Pasuruan, Adi Wibowo.
Adi Wibowo, bersama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan penjelasan mendalam terkait kejadian matinya videotron tersebut.
Menurut Adi Wibowo, videotron yang tiba-tiba tidak berfungsi itu merupakan produk lama sejak 2009. Sehingga suku cadang sulit ditemukan.
“Videotron ini berasal dari generasi tahun 2009, sehingga pemenuhan suku cadang menjadi tantangan. Upaya perbaikan telah dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika, namun kendala suku cadang menjadi penghalang yang signifikan,” ujar Adi Wibowo dalam pesan WhatsApp-nya.
Sementara itu Kepala Diskominfo Kota Pasuruan, Imam Subekti, memberikan penjelasan serupa terkait peristiwa ini.
“Kami memahami betapa pentingnya peran videotron dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami sedang berupaya mencari alternatif terbaik untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” papar Imam Subekti, Selasa (26/3/2024).
Mas Adi menekankan komitmen pemerintah setempat untuk menjaga kualitas layanan publik di Kota Pasuruan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat matinya videotron ini. Kami akan terus berupaya mencari solusi terbaik agar layanan publik tetap optimal dan tidak terganggu oleh peristiwa seperti ini,” tambahnya.
Respons cepat dan transparan dari pemerintah setempat terhadap peristiwa ini disambut baik oleh warga Kota Pasuruan.
Mereka berharap agar langkah-langkah yang diambil dapat mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.
Sehingga mereka tetap dapat menikmati informasi yang disampaikan melalui videotron di Alun-Alun Kota Pasuruan dengan lancar dan tanpa gangguan.(rah/kim)
