Indeks Kerukunan Umat Beragama Jatim 2023 Lampaui Rata-rata Nasional

Warga membersihkan tempat doa saat acara bersih klenteng jelang Imlek di Klenteng Fuk Ling Miau, Gondomanan, Yogyakarta, Minggu (19/1/2020). Acara yang diikuti oleh warga keturunan Tionghoa dan berbagai komunitas masyarakat lintas iman dan budaya seperti Galang Kemajuan (GK) Ladies, Alumni SMA Yogya Bersatu (ASYB) maupun Gerakan Sosial Mulia Abadi (GESOMA) itu menjadi salah satu wujud nyata harmoni masyarakat Yogyakarta menyambut datangnya Imlek. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj)
Warga membersihkan tempat doa saat acara bersih klenteng jelang Imlek di Klenteng Fuk Ling Miau, Gondomanan, Yogyakarta, (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj)

Surabaya, blok-a.com – Pusaka Kemenag Super App merilis angka Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Provinsi Jawa Timur Jatim 2023 mencapai 77,55. Angka itu melampaui rata-rata Indeks KUB nasional 2023 sebesar 76,02.

Ada tiga dimensi yang dipotret dalam penilaian IKUB beragama. Yaitu toleransi (74,47), kesetaraan (77,61), dan kerja sama (76,00).

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi masyarakat Jatim yang turut menjaga kerukunan di Bumi Majapahit.

“Alhamdulillah Indeks KUB Jatim tahun 2023  berhasil melampaui rata-rata nasional. Insya Allah  dengan kerja sama semua pihak ke depan akan lebih meningkat lagi,” ungkap Gubernur Khofifah yang baru landing di Madinah, untuk ibadah umrah, Senin (1/1/2024).

Khofifah menyampaikan, Kenaikan Indeks KUB Jatim ini menjadi cerminan suasana Jatim yang selalu menjaga interaksi sosial guyub rukun dan harmonis. Kestabilan kondisi masyarakat Jawa Timur, sebagai salah satu Episentrum Indonesia di wilayah Timur tentu sangat berpengaruh secara nasional.

“Kerukunan umat beragama di Jawa Timur ini penting  agar terbangun mutual respect dan selanjutnya bisa terjalin mutual trust atau kepercayaan satu sama lain.

Untuk itu Jawa Timur tidak boleh batuk, karena dropletnya bisa mempengaruhi nasional,” tegasnya.

Khofifah menambahkan, kestabilan Indeks KUB ini juga diharapkan bisa berpengaruh pada kestabilan kondisi masyarakat menjelang Pemilu pada 2024 besok. Pasalnya, Pemilu 2024 ini bukan hanya sekali, namun Pemilu serentak akan dilakukan dua kali dalam setahun.

“Kondisi masyarakat yang guyub rukun  dan harmonis ini jadi bekal untuk mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan kondusif,” ungkapnya.

Selain itu, kerukunan umat beragama sendiri memang masuk dalam salah satu dari tujuh program prioritas yang ditetapkan Kemenag RI terkait penguatan moderasi beragama. Hal ini semakin menunjukkan keseriusan pemerintah untuk terus menjaga kerukunan umat beragama guna mewujudkan keamanan bagi seluruh masyarakat.

“Terimakasih juga atas kolaborasi dan sinergitas seluruh aparat penegak hukum, toga, tomas, dan . keberadaan FKUB di Jatim. Selamat Tahun Baru 2024 semoga tahun ini  tambah sehat sukses dan bahagia,” imbuhnya.(kim/lio)

Exit mobile version